Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan 524 Rumah untuk Korban Tsunami di Lampung Selatan Mulai Dibangun

524 Rumah untuk Korban Tsunami di Lampung Selatan Mulai Dibangun

240
BERBAGI
Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto bersama Dandim 0421/LS Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie dan Sekda Thamrin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Huntap. | Foto : Dokpim Lamsel

TERASLAMPUNG.COM — Pemerintah mulai membangun 524 rumah  untuk warga Kabupaten Lampung Selatan yang rumahnya hancur akibat tsunami Selat Sunda pada akhir 2018 lalu. Pembangunan rumah tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto bersama Dandim 0421/LS Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Rabu (22/7/20200.

Baca: Pasca-Tsunami, Warga di Pesisir Lampung Selatan akan Direlokasi

Di lokasi ini, diawali dengan pembangunan tujuh unit rumah sebagai rumah percontohan. Selain itu, Huntap juga akan dibangun di desa lain yang tersebar di Kecamatan Kalianda, Sidomulyo, dan Katibung.

“Alhamdulilah peletakan batu pertama pembangunan 524 Huntap kita mulai hari ini. Tanpa kebersamaan, persatuan dan kesatuan tidak mungkin bisa secepat ini. Huntap ini diperuntukan bagi saudara kita yang menjadi korban bencana tsunami,” ujar Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto.

Menurut Nanang, pembangunan tersebut itu merupakan bentuk keseriusan dan tanggungjawab Pemerintah Daerah kepada masyarakatnya.

“Ini menandakan bahwa pemerintah selalu ada untuk masyarakat. Dan pemerintah akan terus memantau perkembangan pembangunan Huntap ini sampai pembangunannya selesai dan dapat dihuni oleh masyarakat yang berhak menempatinya,” kata Nanang.

Nanang berharap para penerima bantuan rumah tersebutdapat benar-benar memanfaatkan penggunaannya.

“Sebab tidak semua masyarakat terdampak tsunami dapat memiliki rumah. Masyarakat harus menyadari bahwa rumah yang layak itu merupakan salah satu kebutuhan pokok. Oleh karea itu saya meminta kepada aparatur desa dan pihak terkait lainnya untuk terus memantau pelaksanaan pembangunan Huntap ini hingga selesai dan siap huni,” tandasnya.

Menurut Nanang, setelah pembangunan rumah permanen,  fasilitas lain juga diharapakan dapat segera dibangun. Seperti pembangunan rumah ibadah, listrik, air bersih dan MCK, dan sarana fasilitas umum lainnya yang dibutuhkan bagi masyarakat penghuni Huntap.

“Nanti di pinggir pantai juga akan kita tanami pohon untuk pengembangan wisata. Sehingga anak-anak juga merasa nyaman dengan tinggal tidak jauh dari bibir pantai. Setelah itu ada juga bantuan lain sebagai stimulus ekonomi sosial bagi masyarakat,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan, M. Darmawan menjelaskan, Pemkab Lampung Selatan mendapatkan hibah untuk membangun 524 unit Huntap yang akan dibangun di lahan seluas 76.609 meter persegi.

Rinciannya, untuk Kecamatan Rajabasa meliputi, Desa Kunjir sebanyak 138 unit, Desa Way Muli Timur 129 unit, Desa Way Muli 58 unit, Desa Sukaraja 20 unit, Desa Rajabasa 34 unit, dan Desa Banding sebanyak 13 unit.

Lalu di Kecamatan Kalianda yakni, Kelurahan Kalianda dan Way Urang sebanyak 35 unit dan Desa Maja 89 unit. Kemudian di Kecamatan Sidomulyo, akan dibangun 2 unit di Desa Suak serta Kecamatan Katibung di Desa Tarahan sebanyak 6 unit.

“Pembangunan Huntap ini nantinya dilaksanakan dengan metode swakelola oleh kelompok masyarakat penerima bantuan. Jadi tidak ditenderkan, tapi dikelola oleh kelompok masyarakat yang sudah dibentuk oleh desa dan tim fasilitator,” terang Darmawan dalam laporanya.

Darmawan menambahkan, untuk teknis di lapangan, kelompok masyarakat tetap akan didampingi fasilitator. Sehingga proses pembangunan, mulai dari rencana kerja, kebutuhan material, hingga penyelesaian bangunan dapat terkontrol dengan baik dan berjalan lancar.

“Bahan material kita ambil dari lokal. Sehingga akan menggerakan perekonomian masyarakat sekitar. Terlebih disaat pandemi COVID-19. Tapi kita juga mengimbau supaya masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19,” tutur Plt Asisten Bidang Adum ini.

Loading...