57 Warga Lampura Positif Covid-19, 29 di antaranya dari Lapas Kotabumi

  • Bagikan
Ilustrasi aneka varian virus Corona/Sumber: shutterstock
Ilustrasi aneka varian virus Corona/Sumber: shutterstock

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Puluhan warga Lampung Utara kembali terpapar Covid-19, Jumat (2/7/2021). Bahkan, 29 orang di antaranya berasal dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi.

“Dari 57 pasien positif ini, separuh pasien positif berasal dari Lapas Kelas IIA Kotabumi,” jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara, Dian Mauli, Jumat (2/7/2021).

‎Selain mengabarkan tentang ledakan kasus, Dian Mauli juga kembali mengumumkan satu pasien positif yang meninggal dunia. Pasien dengan inisial Ma itu berasal dari Desa Abungjayo. Ia meninggal pada tanggal 1 Juli lalu.

Sayangnya, pemakaman pasien tersebut sama sekali tidak menerapkan protokol kesehatan. Rencana penerapan protokol kesehatan itu mendapat penolakan dari keluarga pasien.

“Sebelum meninggal, pasien Ma sempat dirawat di RS Handayani, Kotabumi,‎” tuturnya.

Adapun inisial masing – masing p‎asien asal Lapas Kelas IIA itu di antaranya Ar, JRA, US, Di, HH, Ap, DN, Yu, AI, SE, Sy, Ar, AS, Ed, OS, IG, No, JS, EK, Su, Er, Ib, FA, RS, MD, RS, RR, Ru, DI.

Sementara untuk inisial maupun asal dari ke-28 pasien lainnya‎ adalah Mu dari Desa Negaratulang Bawang, He dari Desa Tanahabang, Sy dari Desa Kalibalangan, DA, No, EL dari Desa Melungunratu.

Lalu, DMP dari Desa Kalibalangan, Su dari Desa Kedaton, Su dari Desa Banjaragung, RNP dari Desa Semuliraya, ST dari Kelurahan Kelapatujuh, SH, MU dari Desa Negaratulang Bawang, AA dari Kelurahan Kotaalam, Sa dari Desa Cabangempat.

Selanjutnya, RCB dari Kelurahan Kelapatujuh, To dari Desa Curupguruh, YI dari Kelurahan Kotabumi Tengah, Yo dari Desa Kembangtanjung‎, Su dari Desa Kalicinta, SL dari Desa Candimas, SW dari Desa Sidomukti, Ma dari Desa Talangpadang, MA MA Desa Kalibening Raya, JRK dari Desa Trimodadi, FA dari Kelurahan Rejosari, IN dari Desa Semuliraya.

Penambahan 57 kasus ini mengakibatkan jumlah kasus bertambah menjadi 2.119. Dengan rincian, 1.566 orang selesai isolasi, 77 pasien meninggal, dan sisanya sedang menjalani isolasi atau perawatan.

  • Bagikan