Beranda News Nasional 71 Terduga Teroris Pasca-Bom Polrestabes Medan

71 Terduga Teroris Pasca-Bom Polrestabes Medan

83
BERBAGI
Tim Densus 88 mengamankan sepasang suami istri terkait dugaan terorisme di Desa Gunungsari, Ciranjang, Cianjur, Kamis 14 November 2019. Keduanya diketahui baru saja tinggal di wilayah tersebut dan kemudian ditangkap karena diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris. Foto: pikiran-rakyat.com
Tim Densus 88 mengamankan sepasang suami istri terkait dugaan terorisme di Desa Gunungsari, Ciranjang, Cianjur, Kamis 14 November 2019. Keduanya diketahui baru saja tinggal di wilayah tersebut dan kemudian ditangkap karena diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris. Foto: pikiran-rakyat.com

TERASLAMPUNG.COM — Sebanyak 71 terduga teroris diringkus oleh Markas Besar Kepolisian RI pascabom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan.

Menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal, penangkapan ke-71 terduga teroris tersebut juga sebagai langkah antisipasi pengamanan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

“Sudah kami tangkap 71 orang, lanjut penyidikan 68 orang. Meninggal dunia tiga orang,” ujar Iqbal di Gedung The Tribata Polri, Jakarta Selatan,  Selasa, 19 November 2019.

Iqbal merinci ke-71 terduga teroris itu terbagi lima orang di Pekanbaru, tiga orang di wilayah Jabodetabek, 11 orang di Jawa Barat, satu orang di Kalimantan, dua orang di Aceh, dua orang di Jawa Timur, lima orang di Banten, 11 orang di Jawa Tengah, dan 30 orang di Medan.

Seperti diketahui, sebuah ledakan keras terjadi di halaman dalam Markas Polrestabes Medan di Jalan HM Said Nomor 1 Medan dekat ruangan urusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Satuan Intelijen Keamanan dan Bagian Operasi (Bagop), Rabu, 13 November 2019.

Ledakan itu diketahui sebagai bom bunuh diri yang dilakukan Rabbial Muslim Nasution. Polisi menangkap istri Rabbial berinisial DA. Ia diketahui menjalin komunikasi dengan seorang narapidana teroris di LP Tanjung Gusta Medan.

Tempo

Loading...