Beranda News Nasional 720 Personel Polri dan TNI Amankan Eksekusi Labora Sitorus ke Lapas Sorong

720 Personel Polri dan TNI Amankan Eksekusi Labora Sitorus ke Lapas Sorong

193
BERBAGI
Labora Sitorus (dok kindo.hk)

JAKARTA, Teraslampung.com — Sempat dikabarkan dilindungi warga dan akan ada perlawanan, eksekusi terhadap Ajun Inspektur Satu Labora Sitorus, Jumat pagi (20/2) berlangsung lancar tanpa dan aman.  Sebanyak 600 personel Polri dikerahkan untuk mengeksekusi Labora.

Kepala Kejasaan Agung HM Prasetyo mengatakan, lancarnya proses eksekusi terhadap terpidana kasus pencucian uang  salah satunya karena sebelumnya sudah ada pendekatan terhadap para tokoh adat dan masyarakat di Papua.

“Masyarakat akhirnya memahami (eksekusi) sehingga proses eksekusi berlangsung lancar,” kata Prasetyo di Jakarta, Jumat (20/2).

Meski lancar, proses menjebloskan Labora Sitorus ke dalam Lapas Sorong termasuk paling menghebohkan dalam catatan kejaksaan di Indonesia. Selain didampingi 600 personel Polri, kejaksaan juga didampingi 60 personel TNI Angkatan Laut dan dan 60 personel TNI Angkatan Darat.

Labora divonis 15 tahun penjara oleh Mahkamah Agung pada 17 September 2014 terkait kasus pencucian uang senilai Rp 1,5 triliun. Sejak vonis MA tersebut dijatuhkan, Labora tetap berada di rumahnya karena sakit.

Labora ditangkap penyidik Badan Reserse Kriminal Polri dalam kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak dan kayu di Raja Ampat pada 19 Mei 2013. Penangkapan itu dilakukan setelah Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf  mengatakan, Labora memiliki rekening mencurigagan hingga Rp 1,2 triliun.

Sebelumnya, rencana eksekusi terhadap Labora sempat berlangsung alot. Sebab itu,  Polda Papua Barat melakukan pendekatan kepada para tokoh adat agar  mendukung proses eksekusi Aiptu Labora Sitorus di Sorong. Para tokoh adat pun meminta karyawan yang bekerja di perusahaan kayu milik Aiptu Labora tak menghalangi eksekusi.

Polda Papua Barat menggandeng tokoh adat itu untuk menghindarkan konflik dan benturan saat eksekusi berlangsung. Apalagi, ada kabar banyak warga yang selama ini dibantu Labora hendak mempertahankan agar Labora tidak dijebloskan ke dalam tahanan.

Bambang Satriaji

Loading...