Beranda News Jurnalisme Warga Abah Ridwan: Tempat Paling Aman ya Pesantren

Abah Ridwan: Tempat Paling Aman ya Pesantren

578
BERBAGI
Abah Ridwan (Foto: Muhammad Faizin)
PRINGSEWU, Teraslampung.com — Rais Syuriyah Pengurus
Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Pringsewu K.H. Ridwan Syuaib mengatakan
tempat paling aman di dunia adalah pesantren.
Menurut Abah Ridwan,panggilan akrabnya, perkembangan
zaman yang semakin modern dan pesat seperti sekarang ini memiliki pengaruh yang
sangat memprihatinkan khususnya terhadap para generasi muda.
“Para anak muda sekarang cenderung memanfaatkan teknologi
untuk hal hal yang bersifat mudlarat dari pada memanfaatkannya untuk hal hal
yang positif. Seharusnya hal hal yang dapat menimbulkan kemudlaratan akibat
dari teknologi segera dihindari sehingga manfaat teknologi bisa dirasakan untuk
kebaikan diri sendiri dan orang lain,” katanya, disela sela perjalanan
menuju Arena Muktamar NU ke 33 di Jombang Jawa Timur, Jumat (31/07/15).
Sebab itu, Abah Ridwan menilai bahwa pesantrenlah tempat
yang paling aman untuk mencegah dini dari ekses ekses yang timbul dari
perkembangan teknologi. Karena di pesantren, para generasi muda dalam hal ini
santri akan mendapatkan bekal pengetahuan agama yang kuat sehingga dapat
menangkal arus globalisasi yang semakin deras.
Wakil Tanfidziyyah PCNU Pringsewu K.H. Hambali yang juga
bertolak ke muktamar menekankan bahwa perkembangam teknologi dan informasi ini
juga harus tetap diikuti oleh para santri yang menuntut ilmu di Pesantren.
Menurutnya, teknologi dapat mempermudah kita dalam
melaksanakan aktivitas duniawi maupun ukhrowi.
“Apa-apa sekarang mudah. Mau mecari informasi ada
internet. Mau transaksi keuangan ada SMS Banking. Mau ngaji pun sekarang
tinggal ngadep lap top. Ribuan kitab bisa di buka dan diakses dengan hanya
mengklik saja ” tambah KH Hambali yang juga Ketua Umum MUI Kabupaten Pringsewu.
K.H. Hambali melihat bahwa pentingnya teknologi melalui
pendidikan formal sudah mulai di perhatikan oleh Banyak Pondok Pesantren. Hal
ini terlihat dari semakin banyaknya Lembaga Pendidikan yang diasuh oleh
Pesantren.
“Mari ikuti perkembangan zaman. Tehnologi penting.
Namun diingat boleh internetan tapi jangan plesetan,” candanya.
Kontributor : Muhammad Faizin, S.Pd


Tulisan ini juga dimuat di nu.or.id
Loading...