Beranda Hukum Abi Hasan Mu’an: Era Reformasi Tantangan Penegakan Hukum Makin Berat

Abi Hasan Mu’an: Era Reformasi Tantangan Penegakan Hukum Makin Berat

84
BERBAGI
Abi Hasan Mu'an pada acara Workshop Penguatan Penyelenggaraan dan Pemerataan Bantuan Hukum di Provinsi Lampung, Kamis (9/11/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Praktisi hukum Abi Hasan Mu’an menilai rasa keadilan masyarakat di era Orde Baru dan Reformasi tidak ada bedanya. Menuut mantan Direktur LBH Bandarlampung itu,  hukum masih berpihak pada yang punya kuasa dan uang.

“Hukum belum menjadi panglima. Pada masa Orde Baru musuh kita jelas, yaitu negara yang kuat. Di era refomasi ini musuhnya makin berat yaitu persekongkolan. Ini tambah berat,” jelas caleg Golkal Dapil Bandarlampung itu di acara Penyelenggaraan dan Pemerataan Bantuan Hukum di Provinsi Lampung Kamis (8/11) di Hotel Andalas.

Abi Hasan Mu’an mengungkapkan kalau struktur hukum di era reformasi sudah jauh lebih bagus dibandingkan orde baru, yang belum berubah adalah rasa keadilan masyarakat.

“Baru-baru ini saya membaca IndonesiaLeaks kelihatan sekali kalau hukum itu masih berpihak kepada yang kuat, makanya saya nilai rasa keadilan masyarakat tidak mengalami perubahan,” kata mantan Ketua HMI Bandarlampung itu.

Mantan Ketua Peradi Lampung itu mengingatkan musuh pengacara saat ini adalah diri kita sendiri.

“Melihat kawan punya mobil bagus kita iri, akhirnya kita meres klien, menipu klien,” ujarnya.

Di acara workshop itu Abi Hasan Mu’an berpesan kepada para peserta yang kesemuanya pengacara dari Organisasi Bantuan Hukum (OBH) untuk melakukan pendidikan hukum kepada masyarakat dan pemahaman tentang proses penyelesaian yang memerlukan waktu yang tidak sebentar.

“Dengan memberikan bantuan hukum struktural kita harus memberikan penguatan agar masyarakat membentuk organisasi serta memberi pemahaman tentang struktur ketata negaraan. Tidak bisa seperti pengacara kebanyakan dan kliennya,” jelasnya.

Dandy Ibrahim

Loading...