Sindikat Pencuri Mobil di Lampung Diduga Libatkan Oknum Polisi

  • Bagikan
Kapolsekta Kedaton, Kompol Handak Prakasa Qalbi

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Kapolsekta Kedaton, Kompol Handak Prakasa Qalbi mengatakan, saat melakukan aksi pencurian mobil pikap, tersangka Yulisman tidak sendiri, tetapi  ada keterlibatan seorang oknum aparatur negara (oknum polisi) sebagai pelakunya. Oknum polisi itu saat ini masih belum tertangkap. Tersangka Yulisman, merupakan bagian dari sindikat pencurian mobil jenis pickup yang banyak beraksi di Lampung..

“Para tersangka tersebut adalah sindikat, ada keterlibatan oknum aparatur negara di dalam sindikat pencurian mobil tersebut,”kata Handak kepada wartawan, Rabu (27/1/2016).

Ketika ditanya siapa oknum tersebut dan berasal dari kesatuan mana, Handak enggan membeberkan terkait dengan oknum tersebut, karena masih dalam proses penyelidikan.

“Oknum tersebut berperan sebagai eksekutor, dan sebagai penadah. Saat ini petugas sedang mendalamai dugaan keterlibatan oknum tersebut,”ujarnya.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun Teraslampung.com, oknum yang terlibat dalam aksi pencurian mobil bersama tersangka Yulisman adalah dari institusi kepolisian. Namun belum diketahui, dari kesatuan apa oknum yang terlibat sebagai sindikat pencurian mobil.


BACA: Spesialis Pencuri Mobil Pikap Ditembak Polisi

Sementara itu, tersangka Yulisman mengakui saat melakukan aksi pencurian mobil dirinya memang tidak sendiri. Setiap beraksi, kata dia, selalu bersama rekannya seorang oknum aparat tersebut.

Sebelum membawa kabur mobil yang jadi sasarannya, Yulisman mengaku  berkeliling bersama temannya tersebut dengan mengendarai mobil Honda CRV warna silver BE 1991 A untuk mencari target calon korbannya. Setelah target didapat, ia turun dari mobil dan temannya yang menunggu di dalam mobil mengawasi keadaan sekitar.

“Saat mencuri mobil, kami berbagi peran. Saya yang berperan mencurinya dengan merusak kunci mobil pakai kunci letter T, untuk kunci-kunci lainnya sengaja dirancang untuk merusak pintu mobil,”ucap Sulisman dihadapan petugas dan awak median, Rabu (27/1/2016).

Supaya mobil bisa dibawa, kata Yulisman, ia merusak kabel starter mobil. Begitu starter mobil menyala, teman saya oknum polisi itu yang membawa kabur mobil hasil curian dan menjualnya.

“Supaya aman dan tidak terkena razia polisi saat dijalan, mobil hasil curian itu dibawa teman saya (oknum polisi).  Sementara mobil Honda CRV yang dipakai untuk melakukan aksi pencurian, saya yang membawanya,”terangnya.

Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polsekta Kedaton menangkap tersangka, Yulisman Menggabrani alias Firman (45) spesialis pelaku pencurian mobil jenis pickup, Senin (25/1/201/) lalu.

Polisi menangkap Yulisman di Jalan Purnawirawan, Kelurahan Gedongmeneng, Rajabasa saat sedang mengendarai motor Kawasaki Ninja warna hijau.

Saat akan ditangkap, Yulisman melawan dan mengancam petugas pakai pisau. Petugas langsung ambil tindakan tegas melumpuhkan Yulisman dengan timah panas di kakinya.

  • Bagikan