Beranda News Nasional Agus Rahardjo Terpilih Sebagai Ketua Baru KPK

Agus Rahardjo Terpilih Sebagai Ketua Baru KPK

280
BERBAGI
Ketua KPK Agus Rahardjo
Agus Rahardjo (foto: liputan6.com)

JAKARTA, Teraslampung.com — Komisi Hukum DPR akhirnya memilih  5 pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari 10 nama calon yang lolos tes hingga ‘babak akhir; Kelima pimpinan baru KPK itu dipilih melalui mekanisme voting, Kamis (17/12).

Calon pimpinan KPK yang memperoleh dukungan suara terbanyak adalah Agus Rahardjo  (53 dukungaan), Brigjen Basaria Panjaitan (51 dukungan), Alexander Marwata (46 dukungan), Laode Syarif  (37), Saut Situmorang (37).

 Lima calon lain yang suaranya di bawah mereka otomatis terpental. Mereka adalah  Surya Tjandra: (0 dukungan), Sujanarko  (30 Johan Budi SP  (25), Busyro Muqoddas (20, dan  Robby Arya Brata (14).

Wakil Ketua Komisi III Benny K Harman mengklaim  10 Capim KPK yang sudah menjalani fit and proper test, mereka memiliki komitmen, pemahaman, dan memiliki pengetahuan yang luas soal korupsi.Dengan begitu, kata Benny lima pimpinan KPK terrpilih adalah pilihan terbaik.

Di antara lina calon pimpinan KPK terrpilih itu, akhirnya Agus Rahardjo dipilih menjadi ketua. Naa Agus bersama empat capim KPK terpilih lainnya  selanjutnya  akan dikirimkan ke Presiden Joko Widodo dan dilantik untuk masa jabatan 2015-2019

Sesuai dengan uji kepatutan dan kelayakan pada Rabu  lalu (16/12), dalam kemimpinan Agus Raharjo hingga 2019 nanti KPK kemungkinan besar akan ‘bermain aman’. Kemungkinan besar tidak akan ada proses penangkapan tersangka korupsi ‘kelas kakap’ seperti terjadi pada periode-periode KPK sebelumnya.

“Target KPK pasti bukan hanya menyelamatkan uang negara. Kalau targetnya dikatakan menghukum orang juga kurang tepat. Perlu ada sinergitas KPK dengan penegak hukum lainnya. Dalam hal ini, Agus ingin mengembalikan ruh KPK sebagai trigger mechanism yang berarti mendorong atau sebagai stimulus agar upaya pemberantasan korupsi oleh lembaga-lembaga yang telah ada sebelumnya menjadi lebih efektif dan efisien,” kata Agus, saat fit and proper tes di Komisi III DPR, Rabu lalu.

Terpilihnya lima pimpinan baru KPK ini disambut ‘dingin’ oleh para pengamat dan netizen. Hanya Saldi Isra, akademikus asal Sumatera Barat yang pernah menerima Bung Hatta Award, yang menyampaikan kritik keras lewat surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo.