Beranda News Pusiban Agustus-Oktober 2015 Peluang Kekeringan Terjadi di 9 Kabupaten/Kota di Lampung

Agustus-Oktober 2015 Peluang Kekeringan Terjadi di 9 Kabupaten/Kota di Lampung

198
BERBAGI
Acara sosialisasi kesiapsiagaaan bencana kekeringan di Hotel Novotel Bandarlampung, Jumat (21/8/2015).

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir, selama  Agustus hingga Oktober 2015 sebagian wilayah Selatan Indonesia mengalami curah hujan rendah dan sangat rendah. Prediksi BMKG Provinsi Lampung mengalami curah hujan rendah diantaranya 0-100 mm selama 3 bulan ke depan. Hal itu menyebabkan terjadinya kekeranga.

Curah hujan rendah di wilayah Lampung terjadi di 73 kecamatan dan 9 kabupaten/kota.Di antaranya adalah Kabupaten Lampung Utara, Lampung Selatan, Pringsewu, Tanggamus, Tulangbawang, Mesuji, Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.

Untuk mengantisipasinya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional, melakukan sosialisasi kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana kekeringan, di Hotel Novotel Bandarampung,Jumat (21/8).

Acara dihadiri Direktur Kesiapsiagaan Ir.Medi Herlianto,CES,MM, Asisten Bidang Kesra Sekda Prov. Lampung Ellya Muchtar, Kepala BPBD Prov. Lampung Sobri, Kabid Informasi Iklim BMKG  Evi Lutfia, Kasubdit Identifikasi dan Pengendalian OPT Tanaman Semusim Ditjenbun Heru Tri Widarto, dan lainnya.

Direktur Kesiapsiagaan Ir.Medi Herlianto,CES,MM mengatakan, Pemerintah Pusat telah menyusun Program Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2015-2019. Untuk itu Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/kota perlu membangun komitmen guna mengurangi risiko dari ancaman tersebut.

“Upaya penanggulangan harus dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan menyeluruh. Salah satu upaya untuk mengatasi kekeringan yaitu mulai dari meredam kerentanan, meningkatkan upaya pencegahan hingga membangun ketahanan masyarakat,”katanya.

Gubernur M. Ridho Ficardo dalam sambutan yang dibacakan Asisten Bidang Ellya Muchtar mengatakan, kekeringan merupakan siklus yang terjadi setiap tahunnya. Kekeringan akan berdampak pada kesehatan manusia, tanaman serta hewan. Dampak dari bahaya kekeringan juga mengakibatkan bencana. Hal ini juga menjadi salah satu pemicu terjadinya urbanisasi.

Dewira/Mas Alina Arifin

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaKabupaten Lampung Selatan Siap Tampil Beda di Even Lampung Fair 2015
Artikel berikutnyaLampung Inspiring Expedition, Menyusuri Keindahan Pantai Way Haru Sambil Berbagi
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya