Ahad Ceria, Taman Bacaan Masyarakat dan Diskusi

  • Bagikan

Oleh Destiani Desti

TBM di sekitar GSG Unila, Minggu (22/11). Foto: ¬©Destiani Desti

“Ahad ceria” frasa yang saya dapatkan di status BBM Ketua FLP Bandarlampung, Ahmad Tarnudzy pagi ini (22/11/2014). Ya, frasa itu ditujukan gelaran Taman Baca Masyarakat (TBM) FLP Lampung di seputaran Gedung Serba Guna (GSG), Unila, di Gedongmeneng, Bandarlampung. Seperti biasa, TBM diadakan pukul 06.00–10.00 WIB.

Aku yang membaca status Ahmad, langsung terbirit-birit membereskan ini-itu. Semua pakaian dimasukkan ke mesin cuci, dibubuhi deterjen dan paraaaap…. tangan beralih ke pekerjaan lainnya.

Sambil mencuci, saya lakukan “dinas” lainnya. Mencuci piring, menyapu, daaan tugas lainnya. Biasa, sebelum berangkat, harus mencuri hati ortu dulu. Biar berangkat dengan hati plong karena pekerjaan sudah beres semua. Jiaaah! Napas cukup ngos-ngosan mengejar waktu untuk segera tiba di GSG. Sedikit makanan belum masuk ke lambung, badan sudah terasa cukup lemas. Tapi, bila tahu semangat Sang Ketua FLP Balam dan Ketua FLP Lampung (Tri Sujarwo), semangat saya pun melecut kembali.

Waktu sudah menunjukkan pukul 07.30. Alhamdulillah, “dinas rumah” hampir kelar. Dan saya makin ngiri ingin segera tiba di sana. Terlebih ketika Ahmad mem-posting foto pengunjung TBM pagi ini. Beeuuhh…. ramai! Tunggu, aku, teman-teman!

Sebungkus makanan ringan sudah dibeli. Ada beberapa jenis kue yang saya bawa untuk teman-teman di TBM. Perjalanan melaju kurang lebih 25 menit. Huumph… untung saja tiap Ahad kondisi jalan cukup lengang. So, laiknya pembalap deh pagi ini. Sriiiiiing…

Satu janji yang akan saya tepati pagi ini, yakni bertemu Sri Utama (Kadiv. Danus FLP Lampung). Kami akan diskusi ejaan sebab beberapa hari lalu ia menghubungi saya, ingin sekali belajar tentang ejaan. Dengan senang hati, OK, jawab singkat saya.

Tepat pukul 08.45 saya tiba di lokasi. TBM ramai dikunjungi. Tidak hanya orangtua, tetapi juga adik-adik usai karate pun mampir di sini. Aiih, senang sekali saya. Rasa lelah yang belum terhapus tadi, luruh begitu saja.

Dengan segera saya mengambil posisi duduk di samping Tami yang ternyata sejak tadi menunggu saya. Pardon me, Tami :). Sedang Si Ahmad tengah kedatangan kerabat saat di kampus dulu. Sementara Tri Sujarwo, sudah permisi lebih dulu sebab job MC sudah menantinya. Ada satu hal yang saya lupakan: tidak  membawa buku Ketika Mas Gagah Pergi untuk salah satu pengunjung TBM yang sejak dua pekan lalu kepingin membaca cerita Mas Gagah yang akan tampil di layar lebar. Ya, kata maaf yang tak mungkiri saya sampaikan. Hehe….

Oke, bagi saya, kali ini TBM sedikit berbeda. Sebab tak hanya sekadar gelaran TBM seperti biasa. Kali ini ada sesi diskusinya lho! Tami kesemsem banget belajar ejaan. Dan kebetulan, saya doyan sekali kalau sudah membahas ihwal satu ini. Alhasil, ada tiga belas kaidah penggunaan huruf kapital yang saya jelaskan dari salah satu blog saya. Dari bagaimana menulis unsur nama diri geografi; nama jabatan yang diikuti nama orang, tempat; penulisan Tuhan Yang Mahakuasa-Tuhan Yang Maha Pengasih; membedakan penulisan bahasa Indonesia-Bahasa Indonesia, dan masih banyak lagi. Waktu selanjutnya, kita diskusi lebih banyak lagi ya, Tam ūüôā

TBM juga kali ini diramaikan pengunjung yang tidak sempat membaca buku di tempat lokasi. Tak sedikit yang meminjam buku lalu dibawa pulang. Seperti Bu Linda yang meminjam buku Cerpen Indonesia Edisi 7 dan buku Mimpi Rasul. Ia memaparkan, dirinya suka sekali membaca buku. Ibu yang berprofesi sebagai penjual nanas madu ini, sejak gadis hobi membaca novel horor dan kini hobinya tersebut menular pada sang putri.

Ya, Taman Baca Masyarakat (TBM) FLP Lampung dan Bandarlampung yang telah bergerak setahun lebih ini, berusaha istikamah untuk terus membuka kegiatan sosial guna menularkan virus membaca. Ini adalah langkah kecil yang FLP Lampung dan Bandarlampung lakukan. Ini adalah jalan dakwah yang dapat kami lakukan. Semoga senantiasa istikamah, harapan kami. Pastinya semua atas izin Allah.

Sumber: http://destianiku.blogspot.com/

  • Bagikan
You cannot copy content of this page