Beranda Ruwa Jurai Lampung Tengah Ahmed Fahrudin: Pengurus Berangus Harus Bertanggungjawab

Ahmed Fahrudin: Pengurus Berangus Harus Bertanggungjawab

138
BERBAGI

Mas Bowo/Teraslampung.com

Peternak bertemu Kadis Peternakan

Lampung Tengah—Kepala Dinas Peternakan Lampung Tengah Ahmed Fahrudin meminta pengururus Kelompom Ternak Berangus, Bumi Setia, Kecamatan Seputihmataram untuk segera melaporkan aset dan ternak yang dikelolanya.

“Pengurus harus mempertanggungjawabkan seluruh aset dan ternak sapi yang dikelolanya. Karena sudah lima tahun Dinas Peternakan dan Dinas Perikanan tidak menerima lamporan dari pengurus,” katanya, Selasa (15/4) siang.

Kadis Peternakan Lampung Tengah Ahmed Fahrudin menegaskan itu sehubungan sejumlah anggota Berangus menemuinya untuk mempertanyakan aset dan ternak sapi milik Kelompok Tani tersebut.

Menurut salah satu anggota Berangus, beberapa tahun lalu setiap anggota mendapatkan tiga ekor sapi betina untuk dipelihara. Dalam waktu lima tahun, anggota harus mengembalikan dua ekor anak sapi.” Artinya, jika semua memenuhi kewajiban, ada 150 ekor anak sapi yang ditampung oleh pengurus kelompok,” kata peternak sapi.

Namun, sampai kini tidak jelas ke-150 ekor sapi hasil gaduh tersebut. Begitu aset lain milik Kelompok Ternak Berangus, seperti lahan tanah.

“Bahkan, pengurus tidak menyampaikan laporan tentang pengelolaan bantuan dari pusat yang sudah mereka terima,” imbuh Ahmed Fahrudin.

Meski begitu, pihaknya tidak menaruh curiga karena saat monitoring sekitar Februari-Maret 2014 lalu, pengurus menunjukkan sejumlah sapi yang disebut milik kelompok. Namun, berdasarkan informasi, sapi-sapi di kandang itu milik perorangan.

“Saat kami monitor semua seperti baik-baik saja,” kata Ahmed Fahrudin didampingi sejumlah stafnya.

Menurut Ahmed, bantuan yang diterima Berangus berasal dari pusat, berupa uang untuk membeli sapi.

“Itu bantuan modal untuk membeli sapi. Harusnya dikelola kelompok, tidak sampai hilang tanpa bekas seperti ini, Pengurus harus mempertanggungjawabkan aset milik kelompok,” kata dia.

Ditambahkan Ahmed, Kepala UPTD sudah diminta mengumpulkan anggota Berangus yang sejak awal bergabung. “Saya sudah meminta Kepala UPTD untuk meminta keterangan dari anggota sekitar 25 orang, yang ikut bergabung sejak awal.” (Editor: Isbedy Stiawan ZS)

Loading...