Beranda News Nasional Ahok Minta Masyarakat dan Netizen tidak Sebar Foto Korban Bom

Ahok Minta Masyarakat dan Netizen tidak Sebar Foto Korban Bom

60
BERBAGI
Teror bom diJalan Thamrin Jakarta
Teror bom di Jl MH Thamrin Jakarta, Kamis pagi (14/1/2016)
 JAKARTA, Teraslampung.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta warga Jakarta dan para netizen tidak menyebarluaskan foto-foto korban ledaan bom di Jalan Thamrin,Jakarta. Menurut Ahok, selain mengerikan, penyebaran foto-foto korban juga tidak etis,

“Kami imbau buat warga Jakarta jangan sebar-sebarkan foto-foto korban atau apapun, itu tidak etis. Harusnya turut sedih ya ada nyawa yang hilang, (Penyebaran foto korban) itu tidak etis” kata Ahok, di Balai Kota. Kamis siang (14/1).

Ahok menegaskan seharusnya semua warga masyarakat turut prihatin atas terjadinya teror bom itu dan tidak menyebarluaskan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi,

“Saat ini polisi sedang menyelidiki kasus ini. Percayakan pada polisi. Jangan banyak berspekulasi dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, ledakan bom terjadi di Pos Polisi Jl Mh Thamrin Jakarta, sekitar pukul 10.00 WIB. Ledakan dan tembakan kembali terjadi 40 menit kemudian di Gedung Cakrawala (Gedung Djakarta Theater) yang lokasinya tidak jauh dari ledakan pertama .

Hingga Kanis sore, dikabarkan 7 orang tewas dalam tragedi itu, Polisi menembak mati dua orang yang diduga sebagai kelompok teroris. Sedangkan seorang pria yang diduga anggota teroris berhasil lolos ke dalam sebuah gedung.

Sampai Kamis sore polisi dan TNI bersenjata lengkap masih terus menyisir sekitar lokasi kejadian, Kerumunan massa membuat proses penyelidikan terganggu.

Sumber di Polda Metro Jaya menyebutan  ledakan pertama terjadi di  sekitar pelataran depan pusat perbelanjaan Sarinah, mulai pukul 10.40 WIB. Ledakan terjadi hingga enam kali. Ledakan kedua terdengar sekitar pukul 10.53 WIB. Baku tembak terjadi di depan Sarinah setelah suara ledakan ketiga terjadi. Pos polisi yang ada di perempatan Sarinah tampak hancur.

Ledakan terjadi lagi pada  pukul 11.00 WIB , 11.03 WIB, dan pukul 11.04 WIB. Tiga orang tampak tergeletak di dekat pos polisi perempatan Sarinah pascaledakan terjadi.

Korban tergeletak di dekat pos polisi yang sudah hancur. Kondisi korban yang hancur inilah yang banyak tersebar di dunia maya.

Teraslampung,com banyak mendapatkan kiriman foto dari bebeapa kontibutor dan jaringan netizen di Jakata yang menggambarkan kondisi korban dan situasi pada saat kejadian. Seorang netizen meyakinan kepada teraslampung.com bahwa foto itu hasil bidikannya.

“Peristiwa ini terjadi persis di depan mata saya,” kata seorang netizen kepada teraslampung.com.

Bambang Satriaji/Dewira