Akhir Pekan Berkesan Nonton Air Mancur Terbesar se-Asia Tenggara di Purwakarta

  • Bagikan
Air Mancur di Purwakarta, Jawa Barat.

TERASLAMPUNG.COM — Bagi penduduk ibukota, sekarang ada destinasi baru untuk akhir pekan Anda. Tak perlu lagi terjebak macet terlalu lama karena ramainya jalan ke Bogor atau Bandung. Sekarang, Anda bisa merasakan akhir pekan yang lebih berkesan lagi di Purwakarta.

Dari Jakarta, Anda hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam. Dari Bandung pun tak sampai 1 jam berkendara untuk sampai di pusat kota Purwakarta.

Bagi yang berasal dari luar kota, Anda pun bisa ikut merasakan serunya akhir pekan di Purwakarta. Cukup booking tiket pesawat tujuan Jakarta atau Bandung melalui Traveloka lalu lanjut dengan perjalanan darat. Untuk transportasi umum yang terjangkau, tersedia bus damri dari Bandara Soekarno Hatta langsung ke Purwakarta.

Urusan biaya penerbangan, Anda tak perlu khawatir kantong jebol untuk sebuah perjalanan singkat di akhir pekan. Sebab, Air Asia, sang raja maskapai ekonomis siap melayani Anda terbang ke dua kota tersebut.

Mengapa Purwakarta?

Sebab, diam-diam kota cantik ini memiliki destinasi baru yang luar biasa. Destinasi yang bahkan berkelas dunia. Apa lagi kalau bukan Taman Air Mancur Sri Baduga.

Apa yang istimewa dari taman ini?

Tak dinyana, Air Mancur yang berada di Jalan KK Singawinata, Kampung Situ – Desa Nagri Kaler ini disebut-sebut sebagai Air Mancur terbesar se-Asia Tenggara! Bagaimana tidak, air mancur tersebut memiliki lingkaran hingga 1 hektar, dengan tinggi semburan hingga 2 dan 6 meter.

Setiap malam minggu, tepatnya pukul 19.30, air mancur yang berada di tengah Situ Buleud tersebut akan berjoget cantik selama 3 jam. Air mancur yang berjoget tersebut nampak indah dengan atraksi lampu laser berwarna-warni. Kemeriahan ini bahkan disempurnakan dengan hujaman kembang api yang luar biasa memukau. Pada hari biasa, air mancur tetap muncul di pagi dan sore hari, namun tak semeriah akhir pekan.

Hebatnya, air mancur berkelas dunia ini ternyata dibuat oleh urang Sunda asli. Perancangnya bernama Hery Sugihardi, pria kelahiran Sunda yang mengaku tidak memiliki pendidikan khusus untuk membuat air mancur tersebut. Tanpa kuliah, Hery mempelajari ilmu mekanika elektrik secara otodidak yang akhirnya membuat beliau mampu membuat dan mengoperasikan Air Mancur Sri Baduga.

Sebagai sebuah karya anak bangsa, air mancur ini dibuat dengan inspirasi filosofi keindonesiaan. Pencahayaannya menggunakan 5 warna pelangi (merah, kuning, hijau, biru, dan ungu). Pencahayaan tersebut dipadukan dengan alat penyembur air sejumlah 2.000 buah untuk merepresentasikan filosofi Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila. Semuanya disatukan dalam situ air mancur berbentuk bulat sebagai lambang persatuan keberagaman.

Selain air mancur berjoged sebagai daya tarik utama, Taman Sri Baduga juga menjadi tempat santai yang asyik. Sebagai sebuah taman, Sri Baduga memiliki fungsi berlapis. Dia menjadi area terbuka hijau yang menyegarkan, tempat berolahraga yang menyehatkan, hingga konservasi pohon langka dan ikan hias di Sungai Citarum yang bisa memberikan fungsi edukasi bagi pengunjung.

Wisata sejarah pun sangat lengkap di sini mengingat Situ Buleud menyimpan sejarah panjang tentang Purwakarta serta dikelilingi situs bersejarah seperti Gedung Kembar dan Karesidenan, Masjid Agung, dan Alun-alun Kiansantang.

Cara terasyik menikmati akhir pekan ini adalah dengan berangkat pada Jumat malam ke Purwakarta. Selepas beristirahat semalam, singgahi taman ini pada pagi di hari Sabtunya untuk jogging. Lalu, nikmatilah keindahan pusat kota Purwakarta sembari menunggu malam untuk menyaksikan pertunjukan air mancur kelas dunia yang dipersembahkan untuk wisatawan tanpa dipungut biaya alias gratis tis tis tis!

  • Bagikan