Beranda Ruwa Jurai Lampung Tengah Akhirnya Empat Perusahaan Tapioka di Lampung Tengah Naikkan Harga Singkong

Akhirnya Empat Perusahaan Tapioka di Lampung Tengah Naikkan Harga Singkong

1211
BERBAGI
Bupati Mustafa menyaksikan penandatanganan kesepahaman untuk menaikkan harga singkong di Lampung Tengah.

TERASLAMPUNG.COM — Langkah taktis Bupati Lampung Tengah Mustafa untuk mendongkrak harga singkong mulai menunjukkan hasil. Pada Minggu (30/10/2016) empat perusahaan tapioka di Lampung Tengah sepakat menaikkan harga beli singkong petani dari Rp 500/kg menjadi Rp 700/kg.

Kenaikan ini ditandai penandatanganan kesepakatan (MoU) yang dilakukan empat pimpunan perusahaan tapioka di Lampung Tengah, di Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah.

MoU dimediasi langsung oleh Bupati Lampung Tengah Mustafa dan disaksikan Poktan dan petani singkong di Lampung Tengah. Keempat perusahaan menyatakan siap menaikkan harga singkong per 1 November 2016, yakni PT Aroma Mega Sari, PT Budi Makmur Perkasa, PT Budi Subur Tanindo, dan PT. Alu Aksara Pratama.

Selain menyatakan siap menaikkan harga singkong, perusahaan juga menyampaikan komitmennya untuk ikut serta mempedulikan kesejahteraan petani khususnya petani singkong di Lamteng dan akan meninjau ulang potongan (rafraksi) yang berkaitan dengan kualitas singkong. Yakni singkong yang cukup umur, tidak ada bonggol,  dan tidak ada tanah.

Mustafa mengatakan mediasi perusahaan tapioka dengan petani singkong merupakan tahap kelima upayanya dalam memperjuangkan harga singkong di Lamteng. Sebelumnya ia telah mengumpulkan petani singkong, melakukan sidak perusahaan, melayangkan surat ke Presiden Jokowi, lalu mendampingi petani menemui Menteri Perdagangan.

“Selanjutnya saya memanggil perusahaan-perusahaan tapioca di Lampung Tengah, meminta perusahaan menaikan harga yang dituangkan dalam nota kesepakatan hari ini. Saya akan terus berjuang mengingat sebagian besar masyarakat kita menggantungkan hidup dari singkong,” ungkap Mustafa.

Ia meminta agar perusahaan memprioritaskan produk singkong dari Lampung Tengah. Begitu juga potongan, perusahaan diharapkan bijak menetapkan potongan. Jangan sampai potongan membuat rugi petani.

Mustafa juga menyampaikan terima kasih kepada keempat perusahaan dan berharap kesepakatan kenaikan harga dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Langkah ini diharapkan akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan tapioca lainnya di Lampung Tengah.

“Jika perusahaan masih ingin cari untung di Lampung Tengah, saya minta perusahaan bantu petani. Perusahaan harus peduli, jangan hanya mau cari untung saja. Perusahaan jangan pura-pura tidak tahu dengan jeritan petani. Saya juga berharap harga bisa terus naik hingga angka ideal,” katanya.