Beranda Budaya Aktivis AAP Tolak Buku “Antologi Puisi Esai 23 Penyair Kondang”

Aktivis AAP Tolak Buku “Antologi Puisi Esai 23 Penyair Kondang”

54
BERBAGI
Aksi aktivis AAP di Taman Ismail Marzuki, Kamis malam, 20/3. (dok AAP)
Jakarta,
teraslampung.com
—Belasan aktivis Aliansi Anti Pembodohan (AAP) menggelar aksi
unjuk rasa untuk menolak peluncuran buku “Antologi Puisi Esai 23 Penyair
Kondang”, di depan Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Kamis malam (20/3).

Di depan acara peluncuran buku, mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Acara Ini Memanipulasi Sastra Indonesia”, “Penunggangan!
Pembodohan! Pelacuran!”. Mereka juga membagi-bagikan selebaran kepada pengunjung
TIM berisi kecaman kepada Denny JA dan kawan-kawan.

Meski hanya belasan pengunjuk rasa, yang berjaga-jaga di sekitar lokasi
peluncuran buku ada sekitar 20-an polisi.

“Kami tidak memasang spanduk di tiang yang ada di depan gedung Teater Kecil.
Kami hanya membentangkan spanduk di samping pintu gedung karena situasi yang
tidak memungkinkan, sementara 20 polisi tersebut tak berhenti memelototi kami,”
ujar seorang aktivis AAP.
.
Para pengunjuk rasa itu mengaku meskipun tidak
menghentikan acara peluncuran buku,tetapi mereka sudah merasa cukup karena bisa
memberikan peringatan  kepada Denny JA,
Fatin Hamama, dan tamu undangan acara. Antara lain Jamal D Rahman, Agus R
Sarjono, dan beberapa penyair lainnya.

Sekitar pukul 23.00 WIB polisi meminta para
pengunjuk rasa untuk menghentikan aksinya.Para aktivis AAP itu pun kemudian berfoto
bersama komandan polisi yang menjaga aksi unjuk rasa tersebut. (Tyo/AAP)
.

Berita terkait: Buku 23 Penyair Kondang…