Aktivis Berharap Seleksi Calon Komisioner KPU Pertimbangkan Keterwakilan Perempuan

Bagikan/Suka/Tweet:
Penyerahan soal ujian  tertulis dari KPU Provinsi Lampung kepada tim seleksi disaksikan para peserta tes, Sabtu, 14 Juni 2014 (Teraslampung) 

Mashuri Abdullah/Teraslampung.com

SUKADANA – Aktivis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Insan Madani Lampung Timur, Mahdalena berharap tim eleksi calon anggota KPU Lampung Timur melaksanakan amanat keterwakilan 30 persenn perempuan.  Hal itu i disampaikan Mahdalena saat  menanggapi proses seleksi calon anggota KPU Lamtim, Sabtu (14/6).

“Dalam UU No.15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu diatur keterwakilan perempuan minimal 30% dalam komposisi komisioner KPU.  Dia menambahkan, meskipun hal tersebut sifatnya anjuran, tetapi mandat tersebut harus dilaksanakan karena merupakan kewajiban hukum (statutory obligation),” kata Mahdalena, di Sukadana, Sabtu (14/6).

Menurut Mahdalena hal tersebut tidak semata dilahirkan dari sebuah pasal melainkan kewajiban
yang lahir dari sistem perundangan yang berlaku.  “Terhadap parpol saja ada kewajiban menerapkan minimal 30 persen dalam komposisi caleg dan kepengurusan partai, hal ini juga berlaku bagi KPU selaku penyelenggara pemilu,” tandasnya.

Sementara itu, tim seleksi calon anggota KPU Lampung Timur hari ini melakukan tes tertulis yang diikuti seluruh calon yang lolos seleksi berkas, di LEC Kartika Metro.  Ketua timsel, Makruf Abidin, menjamin tes ini berlangsung bersih karena soal dikirim dari KPU Pusat dan baru Jumat (13/4) malam diterima.

“Seluruh soal yang diterima akan langsung dimusnahkan setelah tes selesai.Setelah tes tertulis, seluruh calon akan mengikuti tes kejiwaan di RSJ Kurungannyawa, Minggu (15/6).  Selanjutnya peserta akan dites kesehatannya di RSUD Abdoel Moelok, Senin (16/6).  Setelah itu baru dilakukan psikotes 18-19 Juni,” kata dia.

Menurut Makruf, berdasarkan hasil serangkaian tes tersebut akan ditentukan 20 besar calon yang akan diikutkan dalam proses berikutnya. Dari 20 besar itu kemudian akan dileleksi lagi menjadi 10 besar. Lima calon terpilih nantinya akan ditentuka oleh KPU Provinsi.