Beranda Medsos Trending Akun Facebook-nya Unggah Foto-Foto Lecehkan Islam, Warga Metro Minta Maaf

Akun Facebook-nya Unggah Foto-Foto Lecehkan Islam, Warga Metro Minta Maaf

155
BERBAGI
Sumber: Facebook

TERASLAMPUNG.COM — Setelah sempat bikin heboh dunia maya dan dicari-cari petugas Kepolisian Resort (Polres) Kota Metro, Lampung, pemilik akun Firman Abadi Prk, akhirnya meminta maaf, Jumat (22/7). Firman mengaku akun Facebook miliknya dibajak orang yang tidak bertanggung jawab sehingga seolah-olah dirinya memposting foto-foto yang melecehkan agama.

Sebelumnya, akun Firman memposting belasan foto yang isinya menggambarkan lima remaja pria tanpa baju mempermainkan atau melecehkan tata cara shalat. Latar belakang foto tersebut sebuah masjid atau mushala.

Salah satu foto menunjunjukkan seorang remaja berpose layaknya khatib yang tengah melakukan khutbah di mimbar masjid, dengan penampilan bertopi ala anak gaul. Dua diantara mereka berpose telanjang hanya mengenakan celana dalam dengan menenteng kotak amal masjid.
Aparat hukum dari Polres Kota Metro sempati berusaha mencari jati diri dan posisi mereka.

“Kami akan pelajari dulu. (Nanti) kami akan mencari para remaja tersebut. Kami akan pastikan dulu apakah lokasinya memang benar di Kota Metro atau bukan,” kata Kapolres Metro AKBP Rali Muskitta Kamis (21/7/2016) malam.

Berikut permintaan maaf Firman Abadi:

“Assalamualaikum wr.wb kepada seluruh umat muslim di dunia, termasuk kepada saudara dan keluarga,lembaga islam Indonesia,dan ormas islam seluruh di dunia. Saya memohon maaf sebesar besarnya dan saya memohon ampun kepada ALLAH SWT atas segala kekhilafan. Demi ALLAH ini sebuah kecelakaan yang tidak saya ketahui ,sebuah pembajakan acount fb dan pengunggahan file pribadi yang tidak sronok seperti klarifikasi saya sebelumnya yg berniat untuk membersihkan dan menghidupkan masjid namun yg timbul dan nampak adalah sebuah kekhilafan.

Saya mohon maaf sekali lagi kepada semua. Mohon dengan sangat dpat di maafkan dan di mengerti. Saya mohon dengan sangat atas semua kesalahan yang saya pastikan tidak akan terulang kembali. Mohon pengertiannya kepada seluruh umat muslim. Wassalamu’alaikum wr.wb.”