Beranda Hukum Akunnya “Disuspended”, Puluhan Pengemudi Satroni Kantor Grab di Bandarlampung

Akunnya “Disuspended”, Puluhan Pengemudi Satroni Kantor Grab di Bandarlampung

184
BERBAGI
Para pengemudi online yang selama ini bermitra dengan Grab mendatangi kantor Grab di jalan. KH. Ahmad Dahlan Bandarlampung, Kamis (20/9/2018)
Para pengemudi online yang selama ini bermitra dengan Grab mendatangi kantor Grab di jalan. KH. Ahmad Dahlan Bandarlampung, Kamis (20/9/2018)

TERASLAMPUNG.COM — Puluhan komunitas pengemudi online mendatangai kantor aplikator Grab di Jalan KH. A. dahlan Bandarlampung menuntut dikembalinnya akun-akun pengemudi online yang akunnya digantung atau terkena penangguhan (suspended).

“Kami ke sini ingin menagih janji pihak Grab yang akan membebaskan akunt-akunt teman kami yang terkena penanguhan,” ujar Korlap dari ORASKI Asep Hermanto Kamis (20/9).

Selain permintaan pembebasan akunt yang terkena penangguhan agar pemiliknya bisa beroperasi kembali, komunitas pengemudi online meminta agar pemberian bonus seperti pertama Grab beroperasi di Bandarlampung.

“Sekarang pengemudi yang bisa mendapat 15 trip diberikan insentif RP.160.000 sampai RP.180.000, Ini sudah tidak layak. Makanya kami menuntut pihak Grab memberikan bonus seperti dulu yaitu 20 trip bonusnya Rp.500 ribu,” kata Asep Hermanto Ketua DPD Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (ORASKI) Lampung.

Sementara itu permintaan akunt yang terkena penangguhan agar bisa beroperasi kembali menurut Ketua Kominitas pengemudi online Obeng sudah pernah dibicarakan dengan menejemen Grab Lampung.

“Kami pernah duduk bersama membahas persoalan akunt yang terkena penangguhan dengan pihak Grab, mereka menjanjikan awal september kami akan mendapat informasi, sayangnya mereka ingkar hingga kini kami tidak mendapat informasi tentang pembebasan akunt yang ditangguhkan,” jelas Obeng.

Lebih lanjut dia mengatakan dari data yang dimilikinya ada 2.100 akunt Grab yang terkena penangguhan (suspend).

Massa dari komunitas pengemudi online Grab sayangnya tidak dapat bertemu dengan menejemen karena kantor Grab yang berada di jalan. KH. A. Dahlan hanya ditungu oleh satu orang keamanan saja dan selama aksi berjalan lancar.

Dandy Ibrahim

Loading...