Beranda Views Kisah Lain Alangkah Sulitnya Waria Membuat KTP

Alangkah Sulitnya Waria Membuat KTP

118
BERBAGI
Mulyadi atau Mumu dari Gaya Lentera Muda Lampung (GayLam).
Mulyadi atau Mumu dari Gaya Lentera Muda Lampung (GayLam).

TERASLAMPUNG.COM — Bagi waria, KTP menjadi barang yang sangat langka sebab untuk mempunyai KTP mereka butuh perjuangan yang berat dan akhirnya tidak sedikit yang tidak memiliki KTP.

“Teman-teman saya kalau mau  buat KTP sudah antre terus menghadapi pandangan orang yang melihat kami. Memang ada yang salah dengan pakaian kami,” ungkap Mulyadi, aktivis GayLam di acara pelatihan bagi awak media dan CSO dengan tema pemberitaan media yang positif bagi ODHA, di Hotel Novotel Bandarlampung, Selasa 6 Agustus 2019.

Selain pandangan “aneh” dari masyarakat, tidak sedikit waria itu kabur dari rumahnya dan ketika keluar dari rumah waria tersebut tidak membawa atau pernah membuat KTP

“Mereka kabur dari rumah karena di rumah sudah tidak terima. Akhirnya kabur dan saat kabur mereka ada yang belum buat KTP. Dari pelatihan ini saya harapkan teman-teman media bisa membantu problem kami,” harap Mulyadi yang akrab dipanggil Mumu itu.

Ketika ditanyakan pilihan jenis kelamin dalam KTP itu hanya laki-laki dan perempuan, Mumu tidak mempersoalkan jika tetap dimasukan dalam laki-laki.

“Untuk jenis kelamin kita nggak soal deh. Misalnya panggilan Cintia nama KTP-nya Surip, jenis kelamin laki-laki, nggak masalah. Yang penting kami punya KTP. Itu aja,” kata Mumu.

Problem sulitnya membuat KTP bagi kalangan waria menurut koordinator pelaksana hibah IAC Agus Riyadi karena pandangan masyarakat yang masih konserfatif terhadap perbedaan.

“Banyak warga Indonesia yang terinklusi karena pilihan hidup mereka yang belum bisa diterima masyarakat. Misalnya laki-laki harus berpakaian laki-laki dan lain sebagainya,” ujarnya.

Dandy Ibrahim

Loading...