Beranda Hukum Kriminal Alasan Klasik, Dua Pria Ini Membegal dan Mencuri karena Menganggur

Alasan Klasik, Dua Pria Ini Membegal dan Mencuri karena Menganggur

273
BERBAGI

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Terssangka pembegalan dan spesialis pencurian modus bongkar rumah, Ibon alias Bunaya (37) dan Andre alias Iyan (34), mengaku baru sebulan bulan menekuni ‘profesi’ sebagai pencuri di rumah kosong. Keduanya mengaku menjadi pembegal dan pencuri karena menganggur dan terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami berdua menganggur, kerja juga kalau ada yang menyuruh. Karena tidak ada penghasilan tetap, kami terpaksa ikut membegal dan mencuri. Uang dari hasil kejahatan, sudah saya habiskan untuk kebutuhan sehari-hari,”ujar Bunaya dan Iyan, Senin (21/11/2016).

Bunaya mengatakan, saat melakukan aksi pembegalan dan pencurian di rumah kosong, Bunaya dan Iyan mengaku diajak kedua temannya DN dan RD yang saat ini belum tertangkap.

Saat melakukan aksi pembegalan, kata Bunaya, ia mengaku hanya sebagai joki bersama Iyan. Begitu juga saat melakukan pencurian di rumah kosong, keduanya menunggu diatas motor sembari mengawasi situasi sekitar.

“Kalau eksekutornya itu kedua teman saya DN dan RD yang saat ini masih buron (DPO), mereka juga yang menodong korban pakai pisau,”ucapnya.

Bunaya juga mengakui, bahwa dirinya pernah menjalani hukuman pidana penjara selama enam tahun, karena kasus narkoba tahun 2006 lalu.

“Saya dipenjara kasus sabu-sabu, dan keluar dari menjalani hukuman tahun 2011,”jelasnya.

Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Barat, meringkus dua tersangka komplotan begal dan pencurian modus bongkar rumah. Polisi menangkap kedua tersangka di tempat berbeda, pada pada Sabtu (19/11/2016) malam lalu.

Kedua tersangka tersebut adalah, Ibon alias Bunaya (37) warga Jalan Hi Agus Salim, Kelurahan Kaliawi, Tanjungkarang Pusat dan Andre Alias Iyan (34) warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pecoh Raya, Telukbetung Selatan.

Selain tersangka Bunaya dan Iyan, polisi saat ini masih memburu dua tersangka lain berinisial DN dan RD yang saat ini masih buron (DPO).

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna hitam hasil curian dan tanpa plat kendaraan, satu unit telepon genggam dan sebilah senjata tajam jenis badik.

Loading...