Beranda Hukum Alay Pengembang Pasar Smep Bandarlampung Ditangkap di Tangerang Selatan

Alay Pengembang Pasar Smep Bandarlampung Ditangkap di Tangerang Selatan

350
BERBAGI
Ilustrasi Tahanan Lapas (Foto: shutterstock)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TULANGBAWANG — Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Tulangbawang, menangkap Direktur Utama PT Prabu Artha Makmur (PAM) pengembang Pasar SMEP, Ferry Sulistyo alias Alay di sebuah perumahan di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Rabu dinihari (14/3/2018).

Penangkapan Alay, terkait atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan terkait masalah penjualan rumah toko (Ruko) di Pasar Unit 2 Tulangbawang.

Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadi Wibowo saat dikonfirmasi teraslampung.com melalui ponselnya membenarkan mengenani penangkapan terhadap Dirut PT PAM, Ferry Sulistyo alias Alay yang juga merupakan sebagai pengembang Pasar SMEP Bandarlampung.

“Ya benar, petugas menangkap Alay di tempat persembunyiannya di salah satu Perumahan daerah Serpong, Tangerang Selatan, Rabu dinihari tadi,”ujarnya, Rabu (14/3/2018) sore.

Dikatakannya, penangkapan terhadap Alay, berdasarkan atas perkara dugaan kasus penipuan dan penggelapan yang terjadi di wilayah hukum Polres Tulangbawang yakni mengenai penjualan rumah toko (Ruko) di Pasar Unit 2 Tulangbawang pada tahun 2012 silam. Kasus penipuan tersebut, baru dilaporkan pada tahun 2014 oleh salah seorang korban bernama Syamsir Tanjung.

“Dari hasil laporan korban dan hasil penyelidikan, petugas akhirnya mendapati keberadaan Alay di luar Lampung. Saat itu juga, petugas langsung bergerak memburu dan menangkap Alay,”ungkapnya.

Menurut mantan Kasubdit I Ditres Narkoba Polda lampung ini, untuk saat ini Alay ditahan di Mapolda Lampung untuk dimintai keterangan lebih mendalam. Karena dalam perkara tipu gelap itu, tidak hanya terjadi di wilayah hukum Polres Tulangbawang saja melainkan ada perkara lainnya yang dilaporkan di Mapolda Lampung.

“Dari penangkapan itu, Alay langsung kami serahkan ke penyidik Polda Lampung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”terangnya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai kerugian akibat tipu gelap yang dilakukan Alay mengenai penjualan Ruka di Pasar Unit 2, Tulangbawang tersebut. Menurut Perwira menengah dengan melati dua dipundaknya ini mengatakan, bahwa dirinya belum dapat merinci lebih detail mengenai kerugian tersebut.

“Kalau kerugiannya saya belum tahu pasti nominalnya, karena saat ini Kasat Reskrimnya masih di lapangan jadi laporan detailnya belum saya terima. Intinya kasus Alay terkait penjualan Ruko, korban sudah bayar untuk pembelian Ruko tapi tidak dapat. Untuk korbannya ada sekitar puluhan orang,”pungkasnya.

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Boby P Marpaung saat dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini Alay ditahan di Mapolda Lampung. Penitipan Alay di Mapolda Lampung, terkait kasus dugaan penipuan yang sedang ditangani Polres Tulangbawang.

“Ya benar Alay dititipkan disini (Mapolda lampung), karena di Polda juga ada laporannya tapi kami belum melakukan lidik. Untuk berapa lama Alay di tahan di Mapolda, saya belum bisa pastikan dan itu semua tergantung dari Polres Tulangbawang, ”ungkap mantan Wakapolresta Bandarlampung ini.

Loading...