Beranda News Pusiban Almuzzammil: Sektor Kelautan dan Perikanan Lampung Prospektif

Almuzzammil: Sektor Kelautan dan Perikanan Lampung Prospektif

214
BERBAGI
Anggota Komisi IV DPR RI dapil Lampung, Almuzzamil Yusuf (tengah kanan bersarung dan bertopi) saat bertemu dengan para tokoh masyarakat di Pulau Pahawang, Jumat lalu (31/7).

PESAWARAN, Teraslampung.com — Ada yang menyebut Indonesia memiliki garis pantai dengan panjang sekitar 54.673 kilometer, tapi adapula yang menyebut 81 ribu kilometer. Sementara, Provinsi Lampung memiliki garis pantai sepanjang 1.105 kilometer dan Kabupaten Pesawaran sendiri memiliki garis pantai sepanjang 96 kilometer.

“Untuk menutupi semua  kebutuhan sektor maritim di Indonesia yang bergaris pantai begitu panjang, Menteri Kelautan dan Perikanan telah mengajukan anggaran 2016 sebesar 30 triliun, atau tiga kali lipatnya dari APBN 2015 dan perubahannya sebesar 10,5 triliun. Namun, baru 25 triliun yang telah disetujui DPR dan Kementerian Keuangan,” kata aggota Komisi IV DPR RI, Almuzzammil Yusuf dalam agenda resesnya yang dilaksanakan di Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Jumat (31/7/2015).

Di hadapan para tokoh masyarakat setempat, Almuzzammil menyampaikan bahwa anggaran 25 triliun tersebut akan dipergunakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan bagi pelaksanaan program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, khususnya nelayan dan pembudi daya ikan.

“Komitmen Menteri Kelautan dan Perikanan, Ibu Susi patut diapresiasi setelah kami mendengar penuturan beliau akan lebih memprioritaskan anggaran yang ada untuk pelaksanaan program-program riil yang langsung bersentuhan dengan nelayan dan budidaya ikan dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur kelautan,” ungkap Anggota Fraksi PKS ini.

Putra Pesawaran ini pun menjelaskan, dengan anggaran 25 triliun tersebut, dirinya mengupayakan agar ada program yang dapat masuk ke Pesawaran sehingga nelayan dan pembudi daya ikan di sana mendapatkan manfaat dari anggaran negara tersebut sebab dirinya melihat potensi Pesawaran di sektor kelautan dan perikanan begitu bagus apalagi jika dikelola secara profesional dan berdimensi industri.

“Industri yang terkait dengan sektor kelautan dan perikanan, sudah seharusnya makin didorong karena sangat prospektif, baik industri pariwisata,  pembuatan kapal dan alat tangkap, serta pengolahan hasil tangkapan,” jelas Sekretaris Fraksi PKS MPR RI.

Senada dengan Almuzzammil, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Hantoni Hasan berharap dengan makin prioritasnya sektor kelautan dan kemaritiman di Indonesia, Lampung yang memiliki panjang garis pantai 1.105 kilometer juga patut dipertimbangkan tumbuhnya industri-industri berbasis kelautan dan perikanan di Sai Bumi Ruwa Jurai ini.

Pada reses periode 25 Juli hingga 14 Agustus 2015, Almuzzammil melaksanakan beberapa agenda kegiatan di antaranya bertatap muka dengan konstituennya di delapan kota/kabupaten sebagai daerah pemilihannya.

Sementara untuk di Pesawaran, Muzzamil melaksanakannya di seputar wilayah pantai dengan melakukan agenda pertemuan dengan tokoh setempat, kemudian menyampaikan motivasi kepada  peserta MOS (Masa Orientasi Siswa) SMA Pahawang serta monitoring destinasi wisata nasional di Pulau Pahawang.

Loading...