Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Alokasi Dana Desa Lampung Utara Naik 110 Persen

Alokasi Dana Desa Lampung Utara Naik 110 Persen

530
BERBAGI

Feaby|Teraslampung.com

KOTABUMI–Besaran Alokasi ‎Dana Desa (ADD) Lampung Utara (Lampura) tahun 2015 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami kenaikan sebesar 110 persen. Semula, pada tahun 2015 Lampura akan mendapatkan dana ADD sebesar Rp 27,6 miliar. Dana itu kemudian bertambah menjadi  Rp65,5 miliar.

“Kenaikan alokasi ADD ‎Lampura yang sangat signifikan ini disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya disahkannya APBD Lampura tahun 2105 yang sempat tertunda, peningkatan anggaran dalam APBN Perubahan, dan data profil seluruh Desa Lampura yang lebih dahulu masuk ke pemerintah pusat,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lampura, Basri‎, di kantornya, Selasa (7/4).

Menurut Basri, nantinya ‎setiap desa di Lampura yang berjumlah 232 Desa akan memperoleh besaran ADD sekitar Rp.325  – Rp.425 juta. ‎

“ADD ini untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat di desa masing – masing,” katanya.

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Keuangan dan Kekayaan Desa dan Kelurahan BPMPD, Firmansyah, mengatakan pencairan alokasi ADD ini tak lagi membutuhkan Perda tentang keuangan sebagaimana yang diharuskan sebelumnya. Sebab, kini, Peraturan Pemerintah (PP) tentang Keuangan Desa yang sedang direvisi tak lagi mensyaratkan adanya Perda dimaksud jika APBD telah disahkan.

“Perda APBD ini harus segera diserahkan ke Pihak Kementerian Keuangan bersama Peraturan Bupati tentang rincian alokasi ADD yang akan diperoleh setiap Desa di Lampura jika hendak mencairkan dana dimaksud. Berdasarkan instruksi pihak Kementerian Keuangan, pencairan ADD hanya perlu Perda APBD dan Perbup rincian alokasi ADD yang akan didapatkan masing – masing Desa. Diperkirakan revisi PP itu akan terbit bulan ini juga,” urainya.

Di samping bersumber dari APBN, ADD juga bersumber dari APBD Lampura. Di mana tahun ini, Pemkab menyediakan Rp.17,1 Miliar. Alhasil, total ADD Lampura baik dari APBN dan APBD mencapai sekitar ‎Rp.83,4 Miliar. Masing – masing pembagian ADD dari APBN dan APBD ini memiliki cara penghitungan berbeda – beda.

“Kalau ADD dari APBN , 90 persen dibagi rata. Sisanya,10 persen dibagi berdasarkan luas wilayah, penduduk, kemiskinan, geografis. Sementara pembagian ADD dari APBD, 60 persennya dibagi  rata. Sisanya 40 persen dibagi dengan menggunakan perhitungan luas wilayah, penduduk, kemiskinan, geografis seperti APBN,” kata dia.