Beranda Hukum Narkoba Ambil Paket 35 Kg Ganja di Kantor Pos Pahoman, Feri Diupah Rp...

Ambil Paket 35 Kg Ganja di Kantor Pos Pahoman, Feri Diupah Rp 3,5 Juta

249
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono, saat mengintrrogasi tersangka Feri Junaidi, Jumat (10/2/2017)

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Feri Junaidi (26), kurir narkoba kiriman dari Binjai, Sumatera Utara, mengaku baru sekali di suruh Dadang untuk mengambil paket 35 kilogram ganja di Kantor Pos Pahoman, Bandarlampung. Ia dijanjikan akan upah uang sebesar Rp 3,5 juta. Karena tergiur dangan upah tersebut, Feri akhirnya mau menyanggupi permintaan Dadang.

“Satu paketnya, saya diupah sama Dadang Rp 100 ribu. Ganja yang saya ambil itu ada 35 paket, jadi upahnya Rp 3,5 juta. Tapi uangnya belum saya terima,”ucapnya dihadapan petugas dan awak media, Jumat (10/2/2017).

BACA: Serang Polisi Dengan Golok, Bandar Narkoba Ditembak Mati

Menurut warga Kampung Sawah Lama, Tanjungkarang Timur tersebut, ia mau menjadi kurir karena butuh uang untuk makan dan juga untuk keperluan sehari-hari.

“Selain diupah uang, saya juga mau dikasih ganja sama Dadang. Karena saya sudah kecanduan pakai ganja,”ungkapnya.

Ternyata Feri ini, tidak hanya kali ini saja berurusan dengan hukum karena kasus narkoba. Pada tahun 2015 lalu, Feri adalah seorang resedivis kasus narkotika karena kepemilikan ganja.

“Ya sebelumnya saya pernah dipenjara karena kasus ganja, saat itu saya menjalani hukuman tujuh bulan penjara,”jelasnya.