Beranda News Nasional Ambulans Dituduh Bawa Batu, Saksi Sebut Oknum Brimob Gebuki Tenaga Medis

Ambulans Dituduh Bawa Batu, Saksi Sebut Oknum Brimob Gebuki Tenaga Medis

241
BERBAGI
Satu unit mobil ambulans milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tepatnya Puskesmas Kecamatan Pademangan yang disita polisi saat kerusuhan antara pelajar dan polisi. Saat ini, ambulans DKI itu berada di Polda Metro Jaya, Kamis, 26 September 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

TERASLAMPUNG.COM —  Kasus dua ambulans yang terparkir di lobi gedung Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat, yang dituding membawa batu dan bensin saat terjadi kerusuhan buntut demonstrasi mahasiswa Rabu lalu, 25 September 2019, lalu ternyata tidak sesederhana yang diketahui publik. Seorang saksi mata mengaku petugas medis sempat dihajar Brimob karena dituding ambulans tersebut membawa batu untuk dipakai massa menyerang polisi.

BACA: Polda Metro Jaya : Tak Ada Mobil Ambulans Bawa Batu Saat Kerusuhan Pelajar

Seorang saksi mata yang ditemui Tempo di Menara BNI, membenarkan adanya dua ambulans milik DKI dan PMI di lobi tersebut.

“Yang saya lihat dua ambulans itu memang disiagakan untuk membantu korban kerusuhan di lobi gedung ini (Menara BNI),” kata seorang saksi mata di Menara BNI yang namanya tidak mau disebut saat ditemui Tempo.co, Sabtu, 28 September 2019.

Ia menuturkan petugas medis ambulans tersebut murni membantu para korban yang terkena pukulan dan gas air mata yang dihamburkan polisi. Menurut dia, situasi di kawasan Pejompongan dan depan kantornya cukup mencekam. Polisi dan massa saling serang.

Menjelang tengah malam, massa yang ada di depan kantornya telah dipukul mundur polisi. Lalu puluhan anggota Brimob menyisir Jalan Pejompongan Raya.

Sekitar pukul 23.00, anggota Brimob merangsek ke lobi Menara BNI karena melihat mobil ambulans terparkir sedang membantu para korban yang terluka dan sesak napas. “Mereka (tim medis ambulans) murni memberikan bantuan kepada korban.”

Menurut dia, anggota Brimob marah melihat ambulans yang terparkir di lobi Menara BNI dan memaksa mobil medis itu keluar.

Saat dua mobil itu dibawa keluar, Brimob dengan beringas menggebuki, menendang dan mementung belasan tenaga medis yang membantu korban. Belakangan muncul kabar simpang siur, yakni tudingan ambulans bawa batu dan logistik lain untuk demonstrasi mahasiswa.

Tempo

Loading...