Beranda Hukum Kriminal Anakidah! Usai Cabuli Pacarnya di Kali Umbul Kunci, Pemuda Ini Ajak Menginap...

Anakidah! Usai Cabuli Pacarnya di Kali Umbul Kunci, Pemuda Ini Ajak Menginap Pacarnya Selama Lima Hari

181
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Tersangka Adi Putra pelaku pencabulan gadis dibawah umur saat memberikan keterangan perbuatan pencabulan yang dilakukannya kepada Kasi Humas Polsekta Telukbetung Barat Aiptu Ester dan di hadapan awak media saat di Mapolsek, Kamis (30/7).

BANDARLAMPUNG- Adi Putra (20), pemuda warga Desa Umbul Kunci, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandarlampung, ditangkap polisi di rumahnya, Rabu (29/7/2015) karena dituduh telah mencabuli gadis di bawah umur. Tersangka merenggut kegadisan Melati (bukan nama sebenarnya) yang masih berusia 15 tahun, pada Jumat (1/7/2015) lalu di pinggiran Kali Umbul Kunci, tidak jauh dari rumahnya.

Kapolsek Telukbetung Barat, Komisaris Yudi Taba didampingi dengan Kasi Humas, Aiptu Ester mengatakan, tersangka ditangkap setelah pihaknya menerima laporan dari orang tua korban. Dalam laporan itu, orang tua korban berinisial RI (39) menyebutkan bahwa anak gadisnya (bernisial  Melati, 15 tahun), telah dibawa kabur dan menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh tersangka Adi Putra.

“Berdasarkan laporan itu langsung kami tindaklanjuti, dan melakukan penangkapan terhadap tersangka Adi Putra dirumahnya. Guna pemeriksaan lebih lanjut, tersangka Adi dibawa ke kantor,”kata Yudi Taba kepada wartawan, kamis (30/7).

Dari hasil pemeriksaan polisi, tersangka mengakui pencabulan terhadap Melatidilakukan tersangka dengan cara merayu korban mau diajak mandi. Ketika Melati mandi bersama dengan dirinya itulah Adi melancarkan rayuan selanjutnya, yakni berhubungan badan.

“Jadi sebelum korban dicabuli dengan tersangka, korban dirayu agar mau diajak mandi bersama dengan tersangka di sebuah kali daerah Umbul Kunci. Ketika korban mandi, tersangka Adi merayu korban kembali dan langsung mengajak korban berhubungan intim,”terangnya.

Akibat perbuatannya, tersangka Adi Putra dijerat Pasal 82 UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara.

Adi Putra mengaku, dia kenal dengan Melati sejak 2014 lalu melalui  temannya. Setelah kenalan, Adi kemudian memacari Melati.

Menurut Adi, awalnya, pada 1 Juli 2015 dirinya mengajak Melati ke sebuah warnet di Bandarlampung. Setelah dari warnet itu, korban diajak pergi mandi di sungai di  daerah Kampung Umbul Kunci.

“Sesampainya di kali, korban saya ajak mandi bersama saya. Korban sempat menolak ajakan itu, namun saya merayunya sampai korban mau mandi bersama,”kata Adi di hadapan petugas.

Menurutnya, pada saat akan mandi itulah korban ia ajak untuk berhubungan intim layaknya seperti pasangan suami isteri meski korban awalnya sempat menolak.

“Saat mandi itulah saya merayunya supaya dia (korban) mau saya ajak berhubungan badan. “ujarnya.

Setelah berhubungan intim, kata Adi, ia mengajak korban kembali ke warnet. Karena tidak berani mengantarkan korban pulang kerumahnya, korban kemudian diajak pergi dengan dirinya untuk menginap dirumah temannya.

“Saya tidak berani antarkan korban pulang ke rumahnya, karena takut ketahuan sama orang tuanya. Lalu korban saya ajak menginap di rumah teman saya selama lima hari,”ungkapnya.

Loading...