Anaknya akan Ditangkap, Ayah Tersangka Pengedar Narkoba Adang Polisi dengan Pedang

  • Bagikan

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kapolsekta Kedaton Kompol Bismark mengungungkapkan, sempat terjadi ketegangan antara petugas kepolisian dengan keluarga tersangka M Febri Ficardo alias Farmanda (28) saat tersangka pengedar narkoba itu akan ditangkap di rumahnya, Rabu malam (26/10/2016). Orang tua tersangka sempat mengadang petugas dengan pedang.

“Saat petugas mau membawa Febri, ayahnya menghadang dan mencoba mengancam petugas dengan senjata pedang,” kata Bismark, Kamis (27/10.2016).

Menurut Bismark, saat Febri akan ditangkap kedua orangtuanya menyangkal bahwa anaknya Febri bukanlah pengedar narkoba. Mereka berdalih tidak ada narkoba yang disembunyikan di rumahnya.

BACA: Pengedar Narkoba Dibekuk Saat Main Catur di Rumahnya

“Tapi saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti sabu-sabu sebanyak enam paket kecil. Barang haram itu disimpan dalam kotak kecil warna merah, tersangka Febri menyembunyikannya di bawah kaki meja tempat tersangka bermain catur bersama temannya,” katanya.

Barang bukti itu, kata Bismark, membuat kedua orangtua tersangka tidak bisa menyangkal lagi. Petugas langsung membawa Febri dan barang bukti sabu-sabu ke kantor guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Bismark penangpakan Febri merupakan hasil pengembangan dari tertangkapnya dua mahasiswa kurir narkoba, Aldi dan Ridho.

BACA: Bawa Sabu-sabu, Dua Mahasiswa Dibekuk Polisi

“Dari keterangan tersangka Aldi dan Ridho inilah, petugas melakukan penyelidikan dan penangkapan tersangka Febri. Selain dari keterangan kedua tersangka, penangkapan Febri juga memang sudah lama menjadi target operasi (TO) polisi selama ini,” katanya.

Saat diperiksa, tersangka Febri mengakui bahwa sabu-sabu yang disita itu adalah benar miliknya dan baru sekali mengedarkannya. Barang haram itu, didapatkan Febri dari seorang bandar di daerah Gunung Sugih, Lampung Tengah dengan cara membeli.

“Tersangka Febri ini disinyalir sudah sejak lama mengedarkan sabu-sabu. Apalagi tersangka juga, memang sudah menjadi target operasi selama ini. Selain sebagai pengedar, Febri juga sebagai pengguna,” katanya.

  • Bagikan