Beranda Hukum Kriminal Ancam Korban dengan Celurit, Pelaku Penodongan Dibekuk Polisi

Ancam Korban dengan Celurit, Pelaku Penodongan Dibekuk Polisi

240
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG TENGAH — Pelarian tersangka Yanto (32), warga Kampung Negarabumi, Udik, Kecamatan Anaktuha, Lampung Tengah akhirnya terhenti setelah berhasil ditangkap oleh petugas Unit Reskrim Polsek Padangratu di tempat persembunyiannya di areal kebun sawit, Kampung Gunungraya, Kecamatan Pubian, Sabtu 25 Agustus 2018 sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Padang Ratu, Kompol Indra Herlianto mengatakan, tersangka Yanto yang selama ini buron, ditangkap berdasarkan atas laporan Tri Oktaviani Siti Wulandari (18) yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di tingkungan DAM Way Tatayan, Kampung Negaraaji Tua, Kecamatan Anaktuha pada Jumat 29 Desember 2017 silam.

“Buron selama sembilan bulan, tersangka Yanto berhasil kami tangkap di tempat persembunyiannya di areal kebun sawit, Kampung Gunungraya, Kecamatan Pubian, Sabtu 25 Agustus 2018 sekitar pukul 15.00 WIB. Selama dalam pelarian, tersangka selalu berpindah-pindah tempat,”ujarnya, Minggu 26 Agustus 2018.

Mantan Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung ini mengungkapkan, Kronologis kejadian tersebut, awalnya korban berboncengan sepeda motor bersama dua orang adiknya hendak pergi menuju rumah kakaknya di Dusun Umbulsolo, Kampung Negaraaji Tua. Nahas, diperjalan korban dihentikan dan hadang tersangka Yanto dan rekannya berinisial R yang saat ini masih buron dengan memalangkan sepeda motornya ditengah jalan.

“Tersangka R (DPO), mengancam korban menggunakan celurit dan Yanto menunggu di atas sepeda motor. Lalu tersangka R memberikan pilihan kepada korban, mau telepon genggamnya diserahkan kepada tersangka atau dilukai dengan celurit. Karena ketakutan diancam senjata tajam tersangka, korban menangis,”ungkapnya.

Selanjutnya, kata Kompol Indra Herlianto, karena korban tidak juga menyerahkan barang miliknya, kedua tersangka langsung merampas tas korban yang didalamnya berisi satu unit ponsel, charger, powerbank dan lainnya.

Kedua tersangka kemudoan melarikan diri membawa barang berharga milik korban menggunakan sepeda motor.

“Kasus tersebut saat ini masih kami kembangkan, selain memburu tersangka R (DPO) juga untuk mengungkap adanya TKP lain yang dilakukan kedua tersangka,”terangnya.

Loading...