Beranda News Kesehatan Anda Tidak Tahu Suami Biseksual? Kenali Ciri-cirinya

Anda Tidak Tahu Suami Biseksual? Kenali Ciri-cirinya

12157
BERBAGI
Pasangan sesama jenis berpose setelah menikah secara resmi di Taipei, Taiwan, 24 Mei 2019. Namun undang-undang itu mengizinkan pernikahan sesama jenis hanya antara warga Taiwan, atau dengan orang asing yang negaranya mengakui pernikahan sesama jenis. REUTERS/Tyrone Siu

TERASLAMPUNG.COM — Setelah mengarungi kehidupan berumah tangga hampir 18 tahun, Nely dan Topan — bukan nama KTP — harus mengakhiri kisah cintanya dalam satu ikatan rumah tangga karena Topan tak kunjung “sembuh” dari “penyakitnya”. Ia masih sering bertemu Angri (pria, bukan nama sebenarnya) untuk memadu kasih.

Pasangan Nely – Topan dikarunia dua anak yang cantik-cantik. Kedua anaknya sudah beranjak remaja. Keduanya anaknya tidak pernah tahu bahwa ayah mereka punya pacar seorang pria. Pacar pria ayahnya juga dikasih jatah uang bulanan dalam jumlah besar.

Nely sudah telanjur memilih Topan sebagai suaminya. Ia malu kepada para tetangganya jika menyandang status janda setelah proses cerai. Itulah sebabnya, ia tetap merahasiakan perceraiannya dengan Topan kepada siapa pun, termasuk kepada orang tuanya.  Nely dan Topan masih hidup serumah meskipun mereka sudah lama bercerai.

Kisah nyata yang dialami pasangan Nely – Topan sama dengan kisah serial Grace and Frankie yang ditayangkan Netflik. Grace dan Frankie adalah istri-istri yang diceraikan suami mereka setelah 20 tahun menikah karena pada akhirnya suami masing-masing mengakui bahwa telah berpacaran selama sepuluh tahun terakhir. Benar-benar sebuah pengakuan yang mengejutkan tentunya.

Bedanya, pasangan Nely – Topan masih hidup serumah untuk mengelabui banyak orang setelah mereka bercerai, sedangkan Grace dan Frankie dengan pasangannya masing-masing benar-benar berpisah rumah setelah mereka bercerai.

Seandainya Nely, Grace, dan Frankie jeli sebelum memutuskan untui menikah, barangkali nestapa tidak perlu mereka alami. Masalahnya, tidak mudah untuk mengetahui apakah seorang pria punya kecenderungan homoseksual atau biseksual.

Ada anggapan sebagian kalangan bahwa  homoseksual atau biseksual bisa sembuh ketika pria pengidap homoseksual atau biseksual menikah. Padahal, faktanya tidak seperti itu. Pria homoseksual atau biseksual masih sangat berpeluang tertarik secara seksual dengan pria lain meskipun mereka sudah memikiki istri bahkan sudah punya anak. Artinya, risiko perselingkuhan tetap bisa terjadi.

Cara terbaik untuk mengetahui suami gay atau biseksual adalah ia benar-benar melela dan mengakuinya. Namun, ada beberapa tanda dan ciri yang mungkin membuat Anda merasa ada yang tak beres dari perilaku suami. Anda berhak mengetahui yang sesungguhnya, termasuk perihal orientasi seksual sang suami.

Berikut ini beberapa ciri suami gay yang mungkin bisa diidentifikasi oleh istri:

1. Ada penolakan hubungan seksual di awal pernikahan, dan cenderung banyak alasan jika Anda ingin berhubungan seksual

2. Suami menuduh Anda terlalu agresif atau hiperseks walau Anda merasa bahwa hasrat seksual Anda normal

3. Anda menemukan obat kuat atau kondom, namun ia tidak pernah berusaha untuk berhubungan seks dengan Anda

4. Anda menemukan aplikasi kencan gay atau video porno homoseksual di gadget-nya

5. Dia menunjukkan perilaku homofobik dan gemar mengomentari film atau berita yang berkaitan dengan LGBT dan homoseksual

6. Egonya seolah-olah naik apabila dipuji oleh pria lain

7. Suami terlalu sering menelepon pria

8. Ia menghabiskan banyak waktu dengan seorang pria (karena pria heteroseksual cenderung lebih berkelompok)

9. Media sosialnya didominasi oleh akun pria gay, termasuk akun yang berasosiasi dengan dunia homoseksual

Apabila kecurigaan Anda memuncak, Anda sangat disarankan untuk membicarakan hal ini baik-baik dengan suami. Apabila diskusi ini tak memunculkan titik temu, namun ia tetap tak bisa menyembunyikan gelagat dan gestur terkait orientasi seksualnya, Anda bisa menemui konselor pernikahan untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.

Anda bisa mencari bantuan terapis pernikahan untuk berdiskusi dengan suami. Pastikan konselor yang Anda temui memiliki kredibilitas baik dan peka terhadap isu-isu orientasi seksual.

Tempo | BBS

Loading...