Beranda Hukum Kriminal Andika Mantan Vokalis Kangen Band Jadi Tersangka Kasus KDRT

Andika Mantan Vokalis Kangen Band Jadi Tersangka Kasus KDRT

352
BERBAGI
Andika mantan vokasi Kangen Band usai diperiksa di Polresta Bandarlampung, beberapa hari lalu.

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Mantan vokalis Kangen Band, Mahesa Andika Setiawan (27), ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Khairunissa alias Caca. Penetapan tersangka tersebut, dibenarkan oleh Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono, Selasa (21/2/2017).

“Ya benar Andika sudah tersangka, penetapan tersangka setelah dilakukan gelar perkara. Rencananya, besok akan dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka,”ujar Murbani melalui ponselnya kepada teraslampung.com, Selasa (21/2/2017) sore.

Mantan Kapolres Banyumas, Jawa Tengah ini mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan pemanggilan pertama terhadap Andika sebagai tersangka.

“Surat pemanggilan pemeriksaannya, sudah dikirimkan Senin (20/2/2017) lalu,”ungkapnya.

Disinggung apakah akan dilakukan penahanan, Murbani enggan berspekulasi mengenai hal tersebut. karena itu merupakan kewenangan penyidik, tapi jika perlu harus dilakukan penahanan dikhawatirkan menghilangkan barang bukti dan mempengaruhi saksi maka ditahan.

Sementara menurut Ebrick, salah satu kuasa hukum Andika vokalis Kangen Band saat dikonfirmasi membenarkan penetapan tersangka terhadap Andika. Pihaknya, sudah menerima surat panggilan pemeriksaan kliennya dari penyidik sebagai tersangka.

“Benar sudah tersangka, surat pemanggilan untuk pemeriksaan sebagai tersangka sudah kami terima Senin (21/2/2017) lalu. Kami sudah menyarankan klien kami, untuk kooperatif memenuhi panggilan penyidik,”ujarnya.

Ditanya menegani antisipasi jika penyidik melakukan penahanan terhadap Andika, pihaknya sudah mengantisipasi kemungkinan akan dilakukan penahanan tersebut.

“Untuk segala kemungkinan tersebut, surat penangguhan penahanannya sudah kami siapkan,”ungkapnya.

Dikatakannya, pihaknya juga telah melaporkan Herawati, mertua dari Andika atau ibu dari Chairunisa alias Caca ke Polres Pesawaran. Laporan tersebut, tertuang dalam nomor laporan LP-B/115/II/2017/PLD LPG/Res Pesawaran pada Kamis (16/2/2017) lalu.

Kliennya Andika, kata Ebrick, melaporkan kasus tersebut, terkait dugaan pemalsuan tanda tangan surat jual beli akta surat tanah seluas 1780 m2 di daerah Pampangan, Gedong Tataan, Pesawaran.

“Jadi tandatangan Andika, dipalsukan saat tanahnya dijual oleh ibunya Caca,”terangnya.

Terpisah, Suta Ramadhan kuasa hukum Chairunisa alias Caca mengatakan, belum mengetahui adanya kabar ditetapkannya Andika sebagai tersangka. Namun, dirinya mengapresiasi langkah penyidik Polresta Bandarlampung dengan penetapan Andika sebagai tersangka tersebut.

“Belum tahu saya kalau Andika sudah tersangka, dalam hal ini kami mengapresiasi kinerja penyidik,”ujarnya.

Mengenai laporan Andika terhadap Herawati ibunda Caca, kata Suta, pihaknya tidak mau ambil pusing mengenai hal tersebut. Justru dirinya menganggap, laporan tersebut hanya berbentuk ancaman saja.

“Tanahnya kan yang menjual Andika sama Caca, uangnya juga diambil dia (Andika) semua. Laporan pemalsuan tandatangan tersebut, sangatlah tidak rasional,”ungkapnya.

Mengenai dugaan sudah adanya perdamaian antara kliennya Caca dan Andika, Suta membantah hal tersebut. Pihaknya justru baru tahu, kalau ada beredarnya foto Andika dan Caca serta anaknya jalan bersama di Mall Boemi Kedaton (MBK) dari kawan-kawan media pada Senin (20/2/2017) malam lalu.

“Saya baru tahu kalau ada foto Caca bersama Andika, adanya foto itu justru membuat keluarganya Caca khawatir,”jelasnya.

Menurutnya, Caca keluar rumah, dengan alasan hendak pergi bersama sepupunya. Namun, pihak keluarga tidak bisa menghubungi Caca. Saat ia mencoba menanyakan kepada orangtuanya, mereka khawatir akan keselamatan Caca bersama Andika.

“Hingga kemarin, Caca memang belum bisa dihubungi dan diketahui keberadaannya. Belakangan diketahui, Caca pergi bersama Andika,”pungkasnya.