Aneh. Ngaku tak Punya Duit tapi KPU Lamsel Gelar Debat Publik di Tempat Mewah

Bagikan/Suka/Tweet:

Iwan J Sastra/Teraslampung.com

Pengundian nomor urut Pilkada Lampung Selatan,di Kantor KPU Lampung Selatan, di Kalianda, 25 Agustus 2015 lalu.

LAMPUNG SELATAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Lampung Selatan, akan menggelar debat publik calon bupati, di kampung wisata Tabek Indah, Natar, Sabtu besok (10/10).

Informasi yang diperoleh Teraslampung.com, acara debat publik calon bupati Lampung Selatan ini akan diliput dan siarkan secara tunda oleh salah satu stasiun televis swasta di Lampung. Namun sayangnya, peliputan acara debat publik itu hanya dikhususkan untuk satu media televisi, tanpa ada media koran, media online maupun radio, dengan alasan anggaran yang dimiliki KPU Lampung Selatan minim.

“Katanya anggaran sedikit, tapi kok acaranya digelar di tempat mewah. Tempat wisata tabek indah itukan mahal biaya sewanya,” ujar salah seorang wartawan koran di Lamsel, yang menilai acara KPU tersebut hanya pemborosan anggaran.

Senada diungkapkan Ketua LSM Sapu Jagad Lampung Selatan Zulfizar JS. Menurut dia,  rencana KPU Lampung Selatan menggelar debat publik di objek wisata Tabek Indah Natar tersebut, justru dinilai tidak mencerminkan rasa keprihatinan atas minimnya dana penyelenggaraan Pemilu, yang selama ini sering dikeluhkan oleh KPU Lampung Selatan.

“Semestinya, KPU melaksanakan debat publik tersebut di gedung sendiri. KPU kan punya aula yang luas, yang bisa digunakan untuk pelaksanaan debat, jadi mengapa mesti di Tabek Indah.” ujar Zulfizar, di Kantor PWI Perwakilan Lampung Selatan, Jumat (9/10) siang.

“Uang sewa Tabek Indah tersebut akan sangat besar, seharusnya dana tersebut digunakan untuk hal lain yang jauh lebih penting, seperti publikasi dan sosialisasi Pilkada 2015 di media massa. Bukan sewa tempat yang memboroskan anggaran. Jangan-jangan pelaksanaan debat di Tabek Indah tersebut hanya akal-akal penyelenggara Pemilu untuk berlibur atau refreshing gratis,” ucap Zulfizar.

Dia mengatakan, semestinya KPU Lamsel memanfaatkan fasilitas gedung yang ada (Aula KPU Lamsel red). Selain tidak menghaburkan uang, lanjutnya, masyarakat juga bisa melihat langsung jalannya debat calon bupati Lampung Selatan tersebut.

“Jangan-jangan biaya sewa Tabek Indah lebih besar dari biaya publikasi penyiaran debat publik itu sendiri,” katanya.

Caption Foto Istimewa: Para pegawai KPU Lampung Selatan saat “ngaso” di salah satu teras penginapan Kampung Wisata Tabek Indah, Natar, Lampung Selatan, Jumat (9/10)