Beranda Hukum Anggota DPR RI Pamer Pipa Gading Gajah, Aktivis NGO Nilai Aneh

Anggota DPR RI Pamer Pipa Gading Gajah, Aktivis NGO Nilai Aneh

1494
BERBAGI
Anggota DPR RI dari Partai Hanura, Frans Agung Mula Putra, bangga memamerkan pipa gading. (Ist)

TERASLAMPUNG.COM — Jaringan Kelola Ekosistem Lampung (JKEL) mengecam  anggota DPR RI asal Lampung, Frans Agung Mula Putra, karena diduga kuat memiliki pipa gading dalam ukuran besar.

Foto putra mantan Bupati Tulangbawang Abdurrachman Sarbini sedang merokok dengan pipa gading ukuran besar kini beredar di media sosial. Foto tersebut diduga kuat diunggah oleh Frans sendiri.

JKEL terdiri atas tujuh NGO lingkungan hidup: Watala, YMHI, YFMI, LK21, Korut, Alas dan Mepel.

 

“Ada undang-undang yang melarang kepemilikan gading gajah, termasuk pipa gading gajah,” kata Almuhery Ali Paksi, Koordinator JKEL, dalam rilisnya, Jumat (23/6/2017).

Almuhery pun menunjuka Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang menjadi dasar pelarangan kepemilikan gading gajah.

Almuhery mengatakan, sebagai pejabat negara Frans Agung seharusnya menjadi contoh masyarakat.

Meski mengritik keras, Almuhery mengatakan ada kemungkinn Frans tidak paham isu lingkungan hidup sehingga memiliki gading gajah bahkan memamerkannya.

“Sbagai pejabat negara melakukan yang tidak sepatutnya dilakukan, apalagi sampai mengupload foto yang salah kemana-mana. Foto itu dipamerkan, seharusnya tidak boleh tentang itu, berarti dianggap mendukung tentang kepunahan gajah di Lmpung,” jelasnya.

Direktur Watala, Edi Karizal, menyatakan memiliki pipa gading gajah berarti mendukunf punahnya  gajah Sumatera.

“Gajah itu dilindungi, jadi tidak boleh sembarangan orang memiliki, apalagi seorang pejabat negara yang seharusnya memahami itu,” kata dia.

Edi mengaku heran tokoh sekelas anggota DPR RI bisa pamer gading gajah.

“(Orang biasanya) sembunyi-sembunyi jika punya gading gajah. Ini malah  pamer-pamer. Mungkin karena enggak paham. Tapi lucu kalau ada anggota tidak paham gading gajah dilarang dimiliki,” kata dia.

 

Loading...