Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Anggota DPRD Lampung Utara akan Bergaji Rp33 Juta Per Bulan

Anggota DPRD Lampung Utara akan Bergaji Rp33 Juta Per Bulan

1976
BERBAGI
Sekretaris DPRD Lampung Utara, Adrie
Sekretaris DPRD Lampung Utara, Adrie

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Setelah dilantik, para anggota DPRD Lampung Utara akan dibayar oleh negara sebesar Rp33 juta/bulannya. Dengan nominal tersebut secara hitungan kasarnya berarti mereka dibayar oleh negara sebesar Rp1,1 juta/hari.

“Total gaji yang akan diterima oleh para anggota DPRD sekitar Rp33 juta‎/bulan. Setelah dipotong pajak maka gaji bersih yang diterima sekitar Rp28 juta,” urai Sekretaris DPRD Lampung Utara, Adrie, Selasa (27/8/2019).

‎Kendati demikian, Adrie mengatakan, besaran gaji Rp28 juta itu hanya untuk para anggota DPRD dan tidak berlaku untuk para unsur pimpinan. Besaran gaji untuk para unsur pimpinan DPRD lebih kecil dibanding anggota DPRD biasa.

“Gaji Ketua DPRD hanya Rp15 juta/bulan. Kalau para wakilnya akan mendapat gaji sekitar Rp22 juta/bulan,” tuturnya.

Perbedaan besaran gaji antara para unsur pimpinan dan anggota DPRD dikarenakan para unsur pimpinan DPRD diberikan fasilitas mobil dinas dan rumah dinas. ‎Rumah dinas itu hanya diberikan kepada Ketua DPRD saja, sedangkan tiga pimpinan lainnya tidak.

“Rumah dinas itu hanya untuk Ketua DPRD saja. Kalau untuk para Wakil Ketua DPRD tidak dapat,” kata dia.

Adapun rincian dari besaran gaji ‎yang diterima oleh para wakil rakyat itu di antaranya terdiri dari gaji representasi, tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi intensif, tunjangan transportasi.

“Untuk unsur pimpinan DPRD tidak menerima tunjangan transportasi, dan tunjangan perumahan,” jelasnya.

Sementara mengenai berapa banyak jumlah anggota DPRD Lampung Utara saat ini yang telah berencana ‘menggadaikan’ Surat Keputusan pengangkatan mereka untuk meminjam bank, Adrie mengatakan, sampai saat ini belum ada ajuan yang masuk kepadanya.

‎”Saat ini belum ada karena biasanya nunggu gaji pertama diterima dulu,” katanya.

Loading...