Beranda News Kabar Desa Anggota DPRD Lamsel Pantau Dana Desa di Dua Kecamatan

Anggota DPRD Lamsel Pantau Dana Desa di Dua Kecamatan

867
BERBAGI
Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan, Bambang Irawan bersama Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono saat melakukan pemantauan dan monitoring serta evaluasi pengelolaan DD dan ADD di Balai Desa Rantau Minyak, Kecamatan Candipuro , Selasa (14/1/2020).
Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan, Bambang Irawan bersama Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono saat melakukan pemantauan dan monitoring serta evaluasi pengelolaan DD dan ADD di Balai Desa Rantau Minyak, Kecamatan Candipuro , Selasa (14/1/2020).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Anggota DPRD Lampung Selatan melakukan pemantauandan evaluasi pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di dua Kecamatan di Lampung Selatan, Selasa (14/1/2020). Acara tersebut dilakukan untuk memastikan ADD dan DD agar dikelola dengan baik dan tepat sasaran oleh Pemerintahan desa (Pemdes).

Selain dua anggota DPRD Lamsel, acara tersebut juga dihadiri Camat Candipuro Warsidi, Camat Katibung Hendra Jaya, Kasi Bidang Ekonomi Dinas PMD Lamsel Sampoerno, Kepala Desa Rantau Minyak dan Transtanjungan, Kepala Dusun, dan sejumlah warga .

Sebelumnya, acara tersebut dihelat di Balai Desa Trans Tanjungan, Kecamatan Katibung. Lalu dilanjutkan di Balai Desa Rantau Minyak, Kecamatan Candipuro.

Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan Bambang Irawan mengatakan pihaknya turun melakukan pemantauan untuk mengintensifkan pengawasan dalam pengelolaan anggaran dana desa dan alokasi dana desa yang digunakan penyelenggaraan Pemerintahan desa.

Pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemdes, kata politisi Gerinda Lamsel ini, menjadi penting mengingat anggaran desa yang diberikan pemerintah sangat besar.

“Perlu dilakukan pembinaan, pemantauan, dan evaluasi terhadap pemerintahan desa dalam pengelolaannya. Kami akan jalankan pekerjaan sesuai tupoksi, dan tidak main-main tentang Dana Desa (DD). Untuk itu, kita ambil sampel di dua Kecamtan di Lamsel untuk sementara ini,”ungkapnya.

Menurutnya, maraknya dugaan kebocoran anggaran baik yang bersumber dari APBD maupun APBN dan DD serta sumber dana lainnya merugikan masyarakat.

“Dari analisis, penyaluran anggaran yang terjadi dilapangan masih kurang baik. Kedepannya kita akan terus melakukan pengawasan dan monitoring langsung terhadap DD tersebut, agar pelaksanaannya lebih tersalurkan dan bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono, mengingatkan kepada Pemerintah desa (Pemdes), agar dalam melaksanakan kegiatan dan pengelolaan keuangan, harus dikelola dengan baik dan jangan sampai tersandung dengan masalah hukum.

“Saya juga menekankan, agar pihak eksekutif lebih proaktif lagi dan transaparan dalam pelaksanaan anggaran pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Lamsel termasuk Dana Desa (DD),” ujarnya.

Menurut Agus, pemantauan dilakukan untuk memastikan  DD sudah dikelola dengan baik oleh Pemerintah desa (Pemdes).

“DD yang diberikan pemerintah sangat besar. Oleh karena itu perlu diadakan pelatihan penggunaan ADD supaya penggunaannya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Rantau Minyak, Wartono mengatakan ,puhaknya sudah mengerjakan dengan baik mulai dari dokumen administrasi penggunaan ADD dan DD, pembangunan fisik sudah tepat waktu dan pemberdayaan masyarakat pun sudah dikerjakan.

Kemudian pembenahan jalan tembus antar dusun yang menghubungkan Desa Rantau Minyak dengan Desa Sinar Palembang, lalu jalan kabupaten antara Desa Rantau Minyak dan Trans Tanjungan.

“Kami berharap, semua pembangunan jalan di Desa Rantau Minyak ini harus ada drainase, mengingat konstruksi jalan di desa kami ini naik turun. Pembangunan yang berdampak positif akan terus kita capai ditahun-tahun yang akan datang, sesuai dengan keinginan dan aspirasi masyarakat,” katanya.

Loading...