Beranda Hukum Kriminal Anggota Polsek Way Bungur Lampung Timur Tewas Dikeroyok Massa

Anggota Polsek Way Bungur Lampung Timur Tewas Dikeroyok Massa

1755
BERBAGI
Jasad Brigpol Ahmad Jamhari di RS Bhayangkara, Bandarlampung. Foto: Istimewa

TERASLAMPUNG.COM — Brigadir Polisi Ahmad Jamhari (41), anggota Polsek Way Bungur, Lampung Timur, tewas karena dikeroyok massa di Jalan Lintas Timue, Sanggar Buana, Seputih Banyak, Lampung Tengah. Senin, 3 Febuari 2020. Ia dikeroyok warga usai menontos pentas organ tunggal.

Informasi yang dihimpun teraslampung.com menyebutkan, peristiwa tragis itu bermula saat korban dalam perjalanan pulang sehabis menonton organ tunggal.

Menurut keterangan warga, pengegeroyokan itu dilakukan warga karena mereka kesal lantaran Jamhari mengamuk dengan menenteng parang. Dalam kondisi mabuk, ia berusaha menghentikan para pengendara sepeda motor sambil berusaha menebaskan parangnya.

Warga yang berada di sekitar kejadian kemudian marah dan mengeroyok Jamhari hingga babak belur. Ia tewas dengan luka di kepala.

Informasi lain menyebutkan, pengeroyokan dilakukan di lokasi hajatan warga yang sedang menggelar hiburan organ tunggal. Di tempat itu, Jamhari datang membawa pedang dan menantang semua orang yang hadir.

Warga yang marah kemudian mengeroyok Jamhari hingga tewas.

Belum jelas siapa para pelaku yang melakan pengeroyokan. Belum terkonfirmasi pula apakah benar korban dikeroyok saat dalam kondisi mabuk,  mengamuk, dan menantang warga dengan menenteng parang.

Jasad polisi malang itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Bandarlampung.

Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Muhammad Barly Ramadhany mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Wakapolda Brigjenpol Sudarsono juga sudah melihat langsung jasad korban di RS Bhayangkara.

“Petugas sedang melakukan penyelidikan terkait motif dan modus yang menyebabkan korban meninggal dunia. Petugas masih mencari para saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” katanya.

Loading...