Angka Kemiskinan di Lampung Masih Tinggi

  • Bagikan
Seorang anak di Telukbetung terpaksa ikut mencari nafkah. (dok teraslampung.com)

TERASLAMPUNG.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung merilis penurunan jumlah penduduk miskin di Provinsi Lampung selama 2014 tidak terlalu signifikan, yaitu hanya 0,07 persen dibanding 2013 lalu. Pada 2013, penurunan jumlah penduduk miskin di Lampung 14,28 persen dari total penduduk miskin sebanyak  1.134.280 orang. Salah satu penyebabnya, menurut BPS Lampung, karena  gagalnya program raskin dan meningkatkan jumlah penduduk miskin di perdesaan.

Dengan jumlah penduduk sebanyak 1,1 juta jiwa lebih  atau 45,39 persen dari jumlah penduduk, Lampung menempati posisi ketiga di Sumatera yang memiliki pesentase jumlah penduduk miskin terbanyak setelah Aceh dan Bengkulu.

Kecilnya penurunan jumlah penduduk miskin, kata Kepala BPS Lampung Adhi Wiriana, terjadi karena jumlah angka kemiskinan di kota terjadi penurunan sedangkan kemiskinan di desa terus terjadi peningkatan.

“Selama periode Maret 2014 – September penduduk miskin di perkotaan berkurang sekitar 6,43  ribu orang sedangkan kemiskinan di perdesaan meningkst 7,44 ribu orang. Total seluruh penduduk miskin di Lampung memcapai 1.142,92 ribu orang,” kata dia, Jumat (2/1/2015).

Menurut Adhi, kemiskinan itu disebabkan pada  September 2014 di perdesaan tidak ada panen.

Selain jumlah penurunan yang tidak begitu banya,  BPS juga mengevaluasi penerimaan beras untuk keluarga miskin (raskin). Dari hasil survei menunjukkan bahwa raskin di Lampung yang besaran pagunya sekitar 574 ribu rumah tangga miskin ternyata dinikmati 1,36  juta rumah tangga sasaran.

“Dengan kondisi ini maka jumlah raskin yang diterima jadi berkurang tidak lagi 15 kilogram per bulan. Bbhkan distribusi penerimanya mencangkup rumah tangga yang tidak berada pada level miskin lagi (salah sasaran),” ujar dia.

Siti Qodratin

  • Bagikan
You cannot copy content of this page