Beranda Ekbis Bisnis Angkasa Pura I Sediakan Fasilitas Khusus Untuk Pulangkan Turis China

Angkasa Pura I Sediakan Fasilitas Khusus Untuk Pulangkan Turis China

192
BERBAGI
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) mengoperasikan alat deteksi suhu tubuh atau thermo scanner untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu, 22 Januari 2020. ANTARA

TERASLAMPUNG.COM — PT Angkasa Pura I (Persero) menyediakan fasilitas khusus, yaitu counter check-in, ruangan, dan parking stand pesawat khusus, untuk pemulangan turis China. Penyiapan fasilitas ini dilakukan PT Angkasa Puri I untuk meminimalkam kontak dengan penumpang lainnya.

Hal ini merupakan tindak lanjut upaya pencegahan penyebaran Virus Corona, dimana pada Sabtu (8/2/2020), dilakukan penjemputan turis China yang masih berada di Bali menggunakan pesawat charter yang diinisiasi oleh Pemerintah China.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan Angkasa Pura I mendukung penuh kegiatan pemulangan turis China yang masih berada di Bali.

“Di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, kami menyediakan fasilitas khusus seperti konter check-in khusus di Island D dan diarahkan ke gate keberangkatan 1B dan C. Isolated parking stand disediakan di apron sebelah barat,” katanya, Sabtu (8/2/2020).

Selain itu, disediakan pula area khusus (dedicated area) di terminal ketika melakukan pemberangkatan turis China ke negara asalnya untuk menghindari kontak dengan penumpang lain. Disediakan ruangan khusus bagi turis China untuk dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan kondisi kesehatan lainnya.

Konsulat Jenderal China melakukan pemulangan turis China menggunakan pesawat charter China Eastern mendarat di Bali pukul 12.20 WITA dan berangkat kembali pukul 14.11 WITA dengan membawa total 61 penumpang yang terdiri dari 49 orang dewasa dan 16 anak-anak.

Sebelum naik ke pesawat, para turis China ini akan diperiksa suhu tubuhnya oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. KKP tidak mengizinkan penumpang berangkat jika suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius.

KKP juga menginformasikan bahwa kru dan dokter yang dibawa di dalam pesawat charter tidak diperkenankan turun pesawat. KKP tetap akan melakukan disinfeksi di dalam pesawat selama 20 menit kepada kru dan tim medis, termasuk bagasi kru dan bagasi tercatat di lambung pesawat. Namun jika memang secara SOP medis dari Pemerintah China harus memeriksa penumpang tersebut seperti yang dilakukan di Thailand, Jepang, Malaysia, maka pemeriksaan dilakukan di luar pesawat (apron).

Bisnis

Loading...