Angkat Tema Kemerdekaan Literasi, Kongres II Satupena akan Digelar Agustus 2021

  • Bagikan
Ketua Umum SATU PENA Nasir Tamara bertemu Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid membahas Kongres Kebudayaan di Jakarta (Dok.SATU PENA)
Ketua Umum SATU PENA Nasir Tamara bertemu Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid membahas Kongres Kebudayaan di Jakarta (Dok.SATU PENA)

TERASLAMPUNG.COM , Jakarta — Satupena, organisasi perkumpulan para penulis Indonesia, rencananya akan menggelar Kongres II pada Agustus 2021. Kemerdekaan Literasi akan menjadi tema yang bakal diangkat pada kongres tersebut.

Pada kongres nanti isu kebebasan berespresi melalui tulisan akan didisusikan. Hal itu karena pada era revolusi teknologi informasi digital yang mendukung kebebasan berekspresi, dunia kepenulisan masih mengalami pembatasan baik karena peraturan yang membelenggu maupun ekosistem yang belum mendukung.

Keputusan mengangkat tema tersebut diambil pada Rapat Pengurus yg diperluas pada hari Kebangkitan Nasional di Jakarta, 20 Mei 2021 lalu.

Ketua Umum Satupena Nasir Tamara memimpin langsung rapat pengurus yang memutuskan diselenggarakannya Kongres II Satupena. Kongres Pertama dilakukan di Solo 26-29 April 2017. Kemudian Tanggal 4 Oktober 2017 Kemenhukham mengeluarkan SK berdirinya SATUPENA secara legal.

BACA JUGA:   Siang Ini, 12 Jenazah Korban Kecelakaan AirAsia QZ8501 Diterbangkan ke Surabaya

Sejak berdirinya Asosiasi SATUPENA banyak hasil positif yang telah dicapai termasuk diakuinya penulis sebagai profesi dalam buku Klasifikasi Profesi Indonesia yang diterbitkan oleh pemerintah.

Pada kesempatan itu, Nasir Tamara mengungkapkan, pandemi tidak menyurutkan Satupena untuk menperjuangkan para penulis untuk bisa berekspresi dan mendapat penghargaan tinggi baik dalam kreativitas maupun finansial.

“Selama empat tahun memimpin Satupena, ia melihat masih banyak yang harus dibenahi, termasuk dalam perpajakan, pembajakan karya, pencurian hak cipta dan plagiasi,” kata penulis asli Kalianda, Lampung Selatan itu.

Selain dikenal sebagai penulis, Nasir Tamara dulu dikenal sebagai wartawan yang banyak meliput perang di Iran dan Irak. Salah satu bukunya yang terkenal adalah buku tentang Perang Iran-Irak.

BACA JUGA:   Mendes PDTT: Pembangunan Desa Harus Dirasakan Semua Warga Desa

Sementara itu menurut Ketua Kongres Mikke Susanto Kemerdekaan Literasi diangkat menjadi tema Kongres II, karena penting memperkuat profesi penulis.

“Untuk mewujudkan Kemerdekaan Literasi perlu dilakukan kerja sama dengan berbagai lembaga baik dalam ekosistem kepenulisan maupun lembaga lainnya,” ujar Mike Susanto.

Kongres II Satupena direncanakan akan berlangsung 15-17 Agustus 2021 untuk merayakan HUT RI ke 76 tahun dengan puncak acara peluncuran buku ´Demokrasi pada Era Digital’ yang ditulis oleh 76 anggota Satupena. Namun tentunya faktor pandemi sesuai arahan pemerintah juga akan dipertimbangkan dalam pemilihan waktu terbaik.

“Rangkaian kegiatan yang akan mendahului kongres akan diselenggarakan dalam dua cara, online maupun offline, dengan protokol kesehatan ketat,” terang Mike Susanto.

Christian Heru

  • Bagikan