Beranda News Antisipasi Aksi Teror, Polda Lampung Tingkatkan Pengamanan Objek Vital dan Markas Kepolisian

Antisipasi Aksi Teror, Polda Lampung Tingkatkan Pengamanan Objek Vital dan Markas Kepolisian

229
BERBAGI
Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno saat diwawancarai awak media usai melaksanakan sholat jumat dan menggelar sholat ghaib di Masjid Al Ikhlas Mapolda Lampung.

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Pasca-aksi teror bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu  Rabu malam (24/5/2017), aparat Kepolisian daerah (Polda) Lampung beserta Jajaran, meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di sejumlah titik objek vital dan Mako Kepolisian di Provinsi Lampung.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno mengatakan, sebagai antisipasi dalam menangkal aksi teror, pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan serta pengamanan di sejumlah objek vital. Yakni di pusat keramaian, seperti di bandara, terminal, stasiun, pusat-pusat perbelanjaan (Mall) dan juga di pasar tradisional.

“Selain dibeberapa objek vital, kami juga meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di seluruh Markas kepolisian (Mako) di Lampung. Baik itu di Mako Polda Lampung, Polres/ta dan Polsek/ta,”ujarnya kepada awak media usai melaksanakan sholat Jumat di Masjid Al Ikhlas Mapolda Lampung, Jumat (26/5/2017).

Selain itu juga, kata Irjen Pol Sudjarno, pihaknya akan meningkatkan patroli skala besar di setiap pusat-pusat keramaian. Hal tersebut dilakukan, agar di Lampung terhindar dari aksi teror bom seperti yang terjadi belum lama ini di Jakarta. Harapannya, Lampung tetap kondusif dan aman.

“Peningkatan kewaspadaan ini akan dilakukan selama pelaksanaan bulan suci Ramadahan 1438 H. Karena, di bulan puasa ini akan banyak kegiatan keagamaan dan pastinya banyak berkumpul masyarakat,”ungkapnya.

Menurut mantan Waka Polda Metro Jaya ini, hal tersebut bukanlah semata-mata sebagai underestimate, tetapi sebagai bentuk langkah antisipasi dan meningkatkan kewaspadaan agar tidak samapi terjadi adanya aksi teror atau hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Kegiatan tersebut perlu dilakukan adanya pengamanan yakni untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat menjalankan ibadah puasa,”jelasnya.

Dikatakannya, dengan gugurnya tiga anggota Polri akibat aksi teroris bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur belum lama ini dan salah korban dari teror bom tersebut merupakan asli putra Lampung, Briptu Anumerta Ridho Setiawan. Untuk mendoakan korban dari aksi teror bom baik anggota Polri dan masyarakat, usai melaksanakan sholat jumat pihaknya seluruh pejabat utama Polda Lampung dan masyarakat menggelar sholat ghaib bersama.

Loading...