Antisipasi Banjir di Lungsir, Pemkot Bandarlampung Tanam 12 Kotak Beton

Proyek penanaman box culvert di pertigaan Lungsir Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Bandarlampung, Rabu (29/12/2021).
Proyek penanaman box culvert di pertigaan Lungsir Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Bandarlampung, Rabu (29/12/2021).
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM —Untuk mengantisipasi banjir di pertigaan Lungsir, Pemkot Bandarlampung mulai menanam 12 gorong-gorong beton berbentuk kotak atau box culvert berukuran 2,40 m persegi, Rabu (29/12/2021).

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Iwan Gunawan pemasangan box culvert yang menyeberangi jalan Diponegoro itu karena saluran air yang lama tidak berfungsi.

“Saluran yang lama di situ gak fungsi lagi makanya kita buatkan saluran baru lagi dengan harapan tidak ada lagi air yang meluber seperti beberapa waktu yang lalu,” kata Iwan Gunawan kepada teraslampung.com, Rabu 29 Desember 2021.

“Selama ini drainase di tempat itu tidak mampu menampung air jika hujan lebat, dampaknya air mengalir di aspal dan tentunya berakibat aspal tergerus air jadi rusak,” tambahnya.

Dengan adanya pemasangan box culvert itu Jalan di Jalan Pangeran Diponegoro yang tadinya dua arah diubah menjadi satu arah dan kata Iwan Gunawan paling lama empat hari jalan tersebut mengalami pengalihan sementara.

“Target kita empat hari pekerjaan itu selesai dan kami minta maaf kepada para pengguna jalan karena selama pekerjaan tersebut lalu-lintas terganggu,” ujarnya.

Selain itu dia menambahkan proyek penanaman box culvert itu dananya dari APBD Perubahan tahun 2021 senilai R1,1 milyar lebih.

“Anggaran yang kita pakai dari APBD P tahun 2021 untuk kita kebut penyelesainnya,” tandasnya.