Hukum  

Antisipasi Kejahatan, Polda Lampung Tempatkan Sejumlah Personel Brimob di Empat Kabupaten

Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana menyalami para personil Brimob yang akan ditempatkan di Lampung Utara
Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana menyalami para personil Brimob yang akan ditempatkan di Lampung Utara, Rabu (28/2/2018).
Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby|Teraslampung.com

Abung Selatan  — Polda Lampung menempatkan sejumlah personel Brimob di empat kabupaten yang dianggap rawan terjadinya tingkat kejahatan. Keempat kabupaten itu, yakni Lampung Utara, Tulang Bawang, Mesuji dan Tanggamus.

“Penempatan para personil Brigade Mobil ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga di empat daerah yang dianggap rawan terjadinya tindak kejahatan,” terang Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana di sela kegiatan tasyakuran pembangunan dan penempatan markas komando Brimob Kompi I Batalion B Pelopor di Desa Bandar Kagungan Raya, Abung Selatan, Lampung Utara, Rabu (28/2/2018).

Orang nomor satu di Mapolda Lampung itu mengatakan, tindak kejahatan khususnya perampasan sepeda motor atau yang dikenal dengan sebutan begal cukup meresahkan warga di empat daerah tersebut. Kehadiran Brimob diharapkan dapat meminimalisir terjadinya tindak pidana tersebut.

“Solusi untuk mengatasi keterbatasan personil ‎di empat daerah itu dengan cara menempatkan para personil Brimob. Brimob harus dapat memberikan rasa aman kepada warga di empat daerah tersebut,” tegasnya.

‎Menurutnya, faktor keamanan merupakan kunci utama dari kemajuan dan kemakmuran suatu daerah. Sebab, dengan keamanan yang terjamin maka para investor akan berlomba – lomba membuka usaha di daerah yang dianggap potensial.

“Dengan adanya penanaman modal maka secara otomatis akan ada lapangan – lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar,” terang dia.

‎Sementara mengenai rencana pasti dimulainya pembangunan Mako Brimob, Jenderal bintang dua ini mengatakan, proses pembangunan akan dimulai pada tahun 2019 mendatang. Total lahan yang telah dihibahkan oleh Pemkab untuk Mako Brimob ialah 4,2 hektar.

“Pembangunan Mako Brimob akan dimulai pada tahun 2019. Polri akan mengucurkan dana sekitar Rp20 Miliar untuk pembangunannya,” katanya.

‎Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Sri Widodo mengaku sangat mendukung penempatan dan rencana pembangunan Mako Brimob di wilayahnya. Kehadiran personil Brimob akan dapat lebih membuat masyarakat merasa aman dan nyaman.
“Kami bangga dan sangat mendukung langkah Polda Lampung yang menempatkan personil Brimob di sini. Semoga, kehadiran Brimob dapat lebih memberikan ketenangan dan keteduhan serta kenyamanan masyarakat,” harap dia.