Beranda Budaya Pentas Antologi Puisi “Lalu Pagi Cinta”, Kado Ultah Isbedy Stiawan ZS

Antologi Puisi “Lalu Pagi Cinta”, Kado Ultah Isbedy Stiawan ZS

241
BERBAGI

Buku antologi puisi “Pagi Lalu Cinta” karya Isbedy Stiawan ZS

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Masuk 57 tahun usia sastrawan Isbedy Stiawan ZS pada 5 Juni besok, sebuah kumpulan puisi “Pagi Lalu Cinta” diluncurkan.

Kumpulan puisi terbaru terbitan Mei 2015 ini sebagai wujud menyambut ulang tahun sastrawan Lampung yang tahun ini berusia 57 tahun.

Menurut Isbedy, penerbitan buku ini didukung Pemprov Lampung dan penyair Nena Kinanti.

“Saya berterima kasih, terutama kepada bang Bachtiar Basri dan Gubernur Ridho,” kata dia, Selasa (3/6).

Buku puisi terbarunya ini dibagi 3 subjudul: Kerudung Hujan, Museum Perjalanan, dan Lalu Cinta.

“Ini mengibaratkan perjalanan hidup, masa kanak-kanak yang menyenangi hujan, lalu masa perjalanan atau pengembaraan, masa di mana seseorang mencintai rumah dan isinya untuk tinggal atau menetap,” jelas sastrawan berjukuk Paus Sastra Lampung ini.

Isbedy berharap, buku puisi “Pagi Lalu Cinta” ini dapat dilounching melalui satu acara. “Ya saya harap begitu, kawan-kawan juga punya rencana. Bentuk acaranya luncuran, baca puisi, dan lelang buku saya ini,” imbuhnya.

Dalam “Museum Perjalanan” beberapa puisi menggambarkan kecemasan penyair saat di luar negeri, kecemasan bangsa Melayu di Singapura, dan banyak lagi yang diungkap sastrawan ini.

Isbedy menjelaskan, setelah kumpulan puisi yang siap dia terbitkan adalah kumpulan cerita Tulangbawang Barat dengan tajuk “Tumang”.*

Loading...