Antrean Kendaraan Mengular di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni

Lama Antrean Hingga 3 Jam

Antrean kendaraan di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak, Rabu siang (27/4/2022). Foto: Teraslampung.com/Zainal Asikin
Antrean kendaraan di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak, Rabu siang (27/4/2022). Foto: Teraslampung.com/Zainal Asikin
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–Memasuki H- 5 Idul Fitri 1443 H, antrean kendaraan mengular di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu siang (27/4/2022.

Pantauan teraslampung.com, ratusan kendaraan roda empat yang didominasi angkutan penumpang seperti bus, travel, kendaraan pribadi, dan truk angkutan logistik.  Antrean ratusan kendaraan roda empat itu hendak menyeberang menuju ke Pelabuhan Merak, Banten.

BACA: H-5 Lebaran, Pelabuhan Bakauheni Mulai Ramai Dipadati Pemudik Pejalan Kaki Asal Jawa

Lamanya antreanTidak sedikit penumpang keluar dari kendaraan, lantaran keadaan cuaca terasa terik.

Iswahyudi (35), seorang penumpang asal Kabupaten Tanggamus yang hendak menuju ke Wonosobo, Jawa Tengah, mengaku antrean kendaraan di Dermaga 3 ini berlangsung cukup lama.

Antrean mobil pribadi dan bus di Pelabuhan Bakauheni, Rabu siang (27/4/2022).
Antrean mobil pribadi dan bus di Pelabuhan Bakauheni, Rabu siang (27/4/2022).

“Ini masih menunggu dan belum ada informasi mengenai keberangkatan dari pihak pelabuhan,”kata dia kepada teraslampung. com, Rabu (27/4)

Menurutnya, sejak pukul 11.00 WIB tadi terjebak antrean panjang di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni. Ia juga tidak mengetahui jika terjadi keterlambatan pemberangkatan.

“Sudah mau dua jam terjebak antrean panjang ini. Mudah-mudahan saja nngak berlangsung lama antreannya dan cepat berangkat biar saya cepat sampai di rumah di jawa,” katanya.

Iwan, penumpang  asal Kota Bandarlampung, mengaku mengantre sejak pukul 10.30 WIB.

“Sudah tiga jam mengantre, belum tahu kapan antrean ini selesai. Saya juga nggak tahu jam keberangkatan kapal ke Pelabuhan Merak,”ujarnya.

Pria asli Bogor itu mengaku, pada Idul Fitri tahun ini bertekad untuk pulang kampung karena sudah empat Idul Fitri tidak pulang  ke kampung halamannya.

“Tahun ini mudik karena sudah kangen sama orangtua. Dua tahun kemarin enggak jadi mudik karena masih ada pandemi Covid-19,”katanya.

Hal senada juga dikatakan, Ardi, warga asal Bandung. Ardi mengaku terjebak antrean selama tiga jam di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni.

“Saya dari Aceh mau pulang ke Bandung. Sampai di Pelabuhan Bakauhenu ini pukul 09.30 WIB. Terjebak antrean panjang ini, sudah tiga jam dan belum ada kepastian kapan bisa berangkat,” tuturnya.

Menurutnya, sudah tiga hari empat malam dirinya menempuh perjalanan dari Aceh menggunakan armada bus ALS sampai ke Pelabuhan Bakauheni.

“Tarif tiket perjalanan dari Aceh sampai terminal Luwi Panjang, Bandung Rp.950 ribu. Meski mahal, ya mau nggak mau mas yang penting bisa mudik dan ketemu orangtua, soalnya sudah empat tahun saya nggak pulang,”ujarnya.

Pantauan terakhir teraslampung.com, kendaraan yang sebelumnya sempat tertahan antrean panjang, sudah mulai memasuki kapal di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni.

Selain itu, sejumlah pemudik pejalan kaki dan dalam kendaraan sudah mulai berdatangan di Pelabuhan Bakauheni.

You cannot copy content of this page