Bisnis  

Apa Fungsi System Administrator? Mari Pahami Selengkapnya Di Sini!

Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM — Profesi system administrator memang cukup mirip dengan posisi network administrator di sebuah perusahaan. System administrator sendiri merupakan profesi yang bertanggung jawab pada pemeliharaan jaringan komputer.

Adapun network administrator pada umumnya lebih bertanggung jawab untuk memastikan sistem komunikasi tetap berjalan lancar tanpa terkendala. Memang secara umum cukup mirip, namun sebenarnya keduanya memiliki peran dan tugasnya masing-masing.

Selain itu, system administrator juga bertanggung jawab mengawasi dan memperbaiki adanya malfungsi pada sistem komputer hingga infrastruktur VPS murah Indonesia yang dipakai perusahaan. Biasanya, system administrator ini masuk dalam departemen atau divisi teknologi dan informasi yang ada di dalam struktur organisasi.

Fungsi System Administrator

Lantas, apa fungsi dari system administrator? Tentunya, system administrator berperan untuk menjalankan fungsinya dalam sebuah perusahaan. Nah, berikut fungsi dari system administrator yang perlu kamu ketahui!

  • Membuat hardware dan software serta menjalankan proses instalasinya.
  • Mengidentifikasi atribut yang dipakai user.
  • Melaksanakan dokumentasi konfigurasi pada sistem.
  • Memonitor dan menjaga keamanan instalasi sistem komputer.
  • Memastikan infrastruktur dan jaringan komputer yang digunakan dalam keadaan normal.
  • Rutin melakukan backup dan restore pada sistem komputer.
  • Mengatasi masalah teknis dan memberi solusi pemecahan masalah.
  • Wajib melakukan proses audit hardware dan software komputer sebelum digunakan.
  • Mendefinisikan dan mengidentifikasi ancaman serta tanggap pada isu-isu terkait dengan sistem komputer.
  • Menciptakan dan mengenalkan teknologi baru pada user.

Nah, setelah kamu mengetahui apa saja fungsi dari system administrator, kini kamu bisa lanjut mengetahui tanggung jawab dari system administrator. Langsung saja, simak uraiannya di bawah ini!

Tanggung Jawab Seorang System Administrator

Secara umum, system administrator bertanggung jawab terhadap kelancaran, konfigurasi, dan pemeliharaan sistem komputer. Oleh sebab itu, keberadaan dari system administrator sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan.

System administrator juga akan bekerja sama dengan seluruh tim yang ada dalam perusahaan tersebut. Sebab, mereka akan memantau kinerja tiap sistem komputer di perusahaan tersebut. Berikut beberapa tanggung jawab dari seorang system administrator, yaitu:

  • Membantu memenuhi kebutuhan perusahaan akan sistem komputer yang digunakan.
  • Wajib memantau dan mempertahankan kinerja komputer agar selalu optimal dan aman.
  • Memastikan adanya kesalahan jaringan dan melakukan langkah preventif untuk memperbaikinya dengan cepat.
  • Memberi jawaban atas setiap pertanyaan yang berhubungan dengan sistem komputer yang ditanyakan oleh karyawan. 
  • Rutin melakukan upgrade sistem komputer agar sesuai dengan kebutuhan kerja karyawan.
  • Membantu melatih karyawan baru mengenai tata cara menggunakan sistem komputer dengan optimal.
  • Wajib up-to-date dengan segala perubahan dan tren teknologi terkini seperti trend website dan hosting di Indonesia.

Itulah beberapa tanggung jawab dari system administrator di perusahaan. Akan tetapi, beberapa tanggung jawab di atas merupakan gambaran umum saja. Sebab, tugas dan tanggung jawab seorang system administrator juga dipengaruhi oleh kebijakan perusahaan.  

Skill Untuk Menjadi System Administrator

Bagi kamu yang ingin menjadi seorang system administrator di sebuah perusahaan, wajib menguasai skill-skill berikut. Lantas, skill apa saja yang dibutuhkan system administrator? Yuk, simak baik-baik penjelasannya di bawah ini!

1. Analytical Thinking

Analytical thinking merupakan keterampilan yang mengacu pada kemampuan seseorang untuk mengumpulkan dan menganalisis sebuah informasi. Baru kemudian diolah lagi sebelum membuat suatu keputusan.

Tentu skill yang satu ini sangat dibutuhkan karena seorang system administrator akan menghadapi berbagai jenis permasalahan. Dengan mampu berpikir analitis, maka akan lebih mudah untuk mengevaluasi permasalahan dan mencari solusi terbaiknya.

2. Problem Solving 

Skill yang berikutnya adalah keterampilan memecahkan masalah atau biasa dikenal dengan problem solving. Nah, ketika terjadi masalah pada sistem komputer di perusahaan, maka seorang system administrator yang harus bertanggung jawab mengatasi masalah tersebut.

Tentunya, tanpa memiliki kemampuan ini akan sulit untuk segera mencari solusi dari permasalahan tersebut. Sebab, jika tidak segera diatasi tentu akan berpengaruh pada tim lainnya karena akan menghambat pekerjaannya.

3. Communication Skill

Pastinya, profesi system administrator juga mengandalkan komunikasi dalam menjalankan pekerjaan sehari-harinya. Pada saat bertugas, seorang system administrator wajib dapat menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Apabila didukung dengan skill komunikasi yang baik, tentunya akan lebih mudah ketika mencari solusi dan menjelaskannya kepada karyawan. Sehingga karyawan pun juga lebih mudah memahami apa yang disampaikan.

4. Multitasking Skill

Profesi system administrator juga biasanya akan mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus. Tentunya, untuk melaksanakan tugas tersebut dengan baik diperlukan kemampuan multitasking yang baik. 

Pasalnya, permasalahan pada sistem komputer terkadang tidak hanya dialami satu orang saja, tetapi bisa beberapa orang. Oleh sebab itu, seorang system administrator harus mampu bekerja dengan cepat serta melakukan multitasking dengan sebaik-baiknya.

Bagaimana, sudah paham kan dengan fungsi dari system administrator dan tanggung jawabnya? Profesi yang satu ini memang sangat populer bagi kalangan mahasiswa lulusan IT. Apabila kamu juga berniat menjadi system administrator tentu wajib meningkatkan skill yang dibutuhkan, ya!