APBD Lampura 2017 Direncanakan Naik Rp 220 Miliar

  • Bagikan

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Lampung Utara (RAPBD) tahun anggaran 2017 mendatang diperkirakan mencapai Rp1.954.654.764.676.Jika memang terealisasi maka jumlah ini mengalami kenaikan sekitar Rp220 Miliar dari total APBD 2016 yang hanya sekitar Rp1.733.609.956.629,84. Dana sebesar itu sebagian besar dipakai untuk belanja tak langsung.

Jumlah ini terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 1.081.172.252.152 atau 55,31 persen dan belanja langsung Rp 873.482.512.524 atau 44,69 persen. Perkiraan besaran RAPBD ini terungkap dalam sidang paripurna RAPBD di gedung DPRD Lampung Utara, Kamis (17/11/2016).

‎Menurut Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, sejatinya, antara rencana pendapatan daerah dan alokasi anggaran belanja daerah mengalami perbedaan yang cukup signifikan.

“Karena total alokasi belanja daerah mencapai Rp1,9 triliun, sedangkan total pendapatan daerah direncanakan hanya sebesar Rp1.677.154.764.676,” kata Agung.

Total pendapatan daerah ini secara keseluruhan bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp112.648.338.340, dana perimbangan Rp1.310.434.594.558 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp254.071.831.777.

Kendati demikian, orang nomor satu di Lampung Utara itu mengatakan pendapatan daerah berpotensi bertambah dengan adanya penerimaan yang bersumber dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) tahun 2016 yang mencapai Rp280 Miliar. Sedangkan untuk pengelolaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp 2,5 miliar yang terdiri dari penyertaan modal sebesar Rp 2,5 miliar.

“Jika dibandingkan antara penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, maka terjadi pembiayaan neto sebesar Rp277,5 Miliar yang akan digunakan untuk menutupi defisit anggaran pada 2016,” papar bapak tiga anak ini.

Lebih jauh, ia menuturkan, besaran belanja langsung yang akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang disiapkan untuk mendukung prioritas pembangunan di wilayahnya. Prioritas pembangunan pada tahun mendatang akan diarahkan pada beberapa bidang kemanan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, lingkungan hidup, sosial keagamaan, serta tata kelola pemerintahan.

“Demikian, RAPBD ini kami sampaikan agar kiranya dapat dibahas lebih lanjut dan mendapat saran atau pendapat sehingga RAPBD ini akan lebih sempurna. Semoga, RAPBD ini dapat segera disetujui dan disahkan menjadi Peraturan Daerah APBD,” harapnya.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page