APBD-P Lampung Utara 2021 Besar Pasak daripada Tiang

  • Bagikan
Bupati Budi Utomo menandatangani nota kesepakatan Rancangan Perubahan APBD Lampung Utara tahun 2021
Bupati Budi Utomo menandatangani nota kesepakatan Rancangan Perubahan APBD Lampung Utara tahun 2021

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Total Belanja Daerah Lampung Utara dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja tahun 2021 ternyata lebih besar dari total pendapatan. Selisih belanja dan pendapatan mencapai Rp154.499.221.317,00.

Total pendapatan daerah sendiri hanya sebesar Rp1.703.610.895.936,00, sedangkan total be‎lanja daerah menyentuh angka Rp1.894.180.580.926. Jomplangnya total belanja dan pendapatan daerah ini diketahui saat sidang paripurna laporan hasil Panitia Kerja Badan Anggaran DPRD Lampung Utara yang menangani Rancangan Perubahan APBD tahun 2021, Kamis (30/9/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Pendapatan daerah sebelum perubahan Rp1.703.610.895.956,00 berubah menjadi Rp1.703.228.126.678,00. Belanja daerah sebelum perubahan Rp1.740.075.128.887,00 berubah menjadi Rp1.894.180.580.926,00,” kata juru bicara Panja Banggar‎ dalam sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD, Madri Daud tersebut.

Adapun surplus atau defisit anggaran setelah perubah‎an mencapai Rp190.952.454.248,00. Sementara penerimaan pembiayaan Rp194.515.054.248,00. Kemudian, pengeluaran pembiayaan sebelum perubahan sebesar Rp6.162.600.000,00 berubah menjadi Rp3.562.600.000,00‎.

“Jumlah pembiayaan netto sebesar Rp190.952.454.248,00. Demikian laporan hasil Panja yang kami sampaikan,” kata dia.

Di tempat sama, Bupati Budi Utomo menjelaskan Rancangan Perubahan APBD tahun 2021 yang telah disepakati tersebut akan segera disampaikan pada Pemerintah Provinsi Lampung. Tujuannya supaya dapat dievaluasi sehingga dapat ditetapkan menjadi peraturan daerah.

“Apresiasi tinggi kami berikan pada semua pihak khususnya rekan – rekan legislatif yang telah membahas dan menyempurnakan rancangan ini sehingga dapat disepakati malam ini,” terangnya.

Rancangan Perubahan APBD tahun 2021 ‎ini disampaikan oleh pihak eksekutif pada Senin (27/9/2021). Meski begitu, pembahasan Rancangan Perubahan APBD tahun 2021 itu baru dimulai oleh pihak legislatif pada Kamis pagi. Pembahasannya tak menghabiskan waktu dua belas jam karena telah rampung pada sore harinya.

  • Bagikan