Beranda Pendidikan Kampus Aplikasi SIDesa Penuhi Kebutuhan Informasi dan Layanan Administrasi Desa

Aplikasi SIDesa Penuhi Kebutuhan Informasi dan Layanan Administrasi Desa

388
BERBAGI
Ketua Yayasan Alfian Husin, Dr. Andi Desfiandi, SE., MA (kir) dan Rektor IBI Darmajaya Ir. Firmansyah, YA. MBA., MSc (kanan) foto bersama Bupati Sujadi dan Menteri Rudiantara usai presentasi SIDesa.

TERASLAMPUNG.COM — Aplikasi Sistem Informasi dan Layanan Administrasi Desa (SIDesa) rancangan Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya dilengkapi banyak fitur untuk penuhi kebutuhan informasi dan layanan administrasi desa.

Aplikasi yang telah diterapkan di Desa Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu ini memuat profil desa, pelayanan kependudukan, perizinan, produk usaha desa, kegiatan desa, dan lainnya. Aplikasi ini juga telah dipresentasikan dihadapan Meneteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Menkominfo RI), Rudiantara., MBA di Jakarta, 29 Juni lalu. Bahkan Menkominfo berharap SIDesa dapat terus disempurnakan dan apabila telah layak bisa sebagai prototype aplikasi desa se-Indonesia.

Salah satu tim perancang aplikasi SIDesa, David Kurniawan, mengatakan situs  SIDesa yang dapat diakses melalui www.tambahrejo.desa.id ini terintergrasi dengan electronik Badan Usaha Milik Desa Elektronik (eBUMDes), Perpustakaan Desa Elektronik (ePerpusDes), Puskesmas Desa Elektronik (ePuskesDes), dan Pengaduan Elektronik (eAduan).

Menurut David, salah satu layanan unggulan dari aplikasi SIDesa yakni eAduan. Masyarakat desa dapat menyampaikan aduannya tentang kondisi desa. Setelah memilih menu eAduan pada website SIDesa, masyarakat dapat login menggunakan nomor NIK dan pin desa. Mereka dapat berbagi informasi kondisi desa dalam bentuk teks maupun foto.

“Menu ini juga dilengkapi panik button yang dapat digunakan apabila terjadi kemalingan, pohon rubuh, atau bencana alam. Panik button tersebut akan membunyikan alarm pada server SIDesa dan memberikan informasi berupa data diri orang menekan tombol tersebut. Selanjutnya informasi kejadian tersebut akan disampaikan melalui SMS via handphone kepada aparatur desa, sekretaris desa, kepala desa, dan camat,” terang pengurus Ikatan Keluarga Alumni Darmajaya (IKADJ) ini.

David menuturkan, keuntungan menggunakan SIDesa yakni untuk mengontrol aliran dana mulai dari pengajuan, penganggaran, penggunaan, penyerapan hingga pelaporan dana desa yang diberikan pemerintah secara sistem. Selain itu juga memberikan informasi dan pelayanan administrasi desa yang hemat waktu, dan biaya operasional pendukung lainnya.

Sementara itu, Rektor Darmajaya, Ir. Firmansyah, YA, MBA., MSc mengatakan, SIDesa dibuat dengan tujuan mempermudah masyarakat memperoleh informasi dan pelayanan administrasi desa yang dapat diakses via handphone dimana saja, dan kapan saja.
“Semoga aplikasi ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat desa untuk memperoleh informasi dan pelayanan administrasi yang cepat, mudah, dan prima. Sehingga dapat mewujudkan digital village dengan masyarakat yang paham IT, mandiri, dan sejahtera. Kami jugaberharap SIDesa dapat dikembangkan dan diterapkan Kemenkominfo RI untuk kemajuan desa di Indonesia,” harapnya.

Diungkapnya, pertemuan Darmajaya dengan Menkominfo dalam membahas aplikasi SIDesa juga merupakan tindaklanjut dari Seminar Nasional dan kunjungan kerja yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjajaran (IKAUNPAD) di kampus Darmajaya, beberapa waktu lalu.

Ketua Yayasan Alfian Husin sekaligus Ketua IKAUNPAD Komda Lampung, Dr. Andi Desfiandi, SE., MA juga berharap sistem informasi desa ini dapat mewujudkan masuknya IT ke segala lini masyarakat Indonesia untuk terciptanya informasi dan pelayanan administrasi desa lebih transparan dan akuntabel.

Loading...