Beranda Politik Arnol Alam Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Gollkar Lampung...

Arnol Alam Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Gollkar Lampung Utara

257
BERBAGI
Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung, Ririn Kuswantari, memukul gong tanda dimulainya Musda Golkar Lampung Utara, di Gedung Korpri, Kotabumi, Jumat sore (19/2/).

Feaby/Teraslampung.com

KOTABUMI–Politikus senior DPD II Partai Golkar (PG) Lampung Utara,Arnol Alam‎ terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II PG di wilayahnya periode 2016 – 2020 dalam Musyawarah Daerah IX PG, di gedung KORPRI, Kotabumi, Jumat (19/2) sore.

“Pak Arnol terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar periode 2015 – 2020 dalam Musda IX yang digelar hari ini,” kata Sekretaris pimpinan sidang Musda sekaligus mantan sekretaris PG periode sebelumnya, Karjuli Ali, usai Musda, Jum’at (19/2) sore.

Arnol yang dipercayakan menakhodai PG Lampung Utara selama empat tahun ke depan ini, kata Karjuli lagi, ‎dipilih secara bulat oleh seluruh Pimpinan Kecamatan PG dan organisasi sayap PG baik yang mendirikan atau yang didirikan PG. Ke-23 PK berikut organisasi sayap PG hanya mengajukan nama Arnol Alam sebagai calon Ketua PG tanpa ada nama calon lainnya.

“Seluruh PK dan organisasi sayap PG yang mendirikan dan didirikan hanya mengusung nama Arnol Alam sebagai calon Ketua PG karena Ketua PG yang lama sudah tak bersedia lagi mencalonkan diri,” urainya.

Menurut Karjuli, para PK dan pemilik suara lainnya memilih yang bersangkutan sebagai nakhoda PG di‎karenakan Arnol merupakan sosok senior yang ikut berjasa dalam membesarkan PG  selama ini di wilayahnya. Selain itu, masih belum ada sosok lain yang dapat menandingi kemampuan dan dedikasi yang bersangkutan terhadap PG di wilayahnya.

“Alasan yang saya dengar dari para PK memilih beliau dikarenakan hanya Arnol yang pantas menjadi Ketua setelah ketua yang lama sudah enggak bersedia dan kemampuan serta rekam jejaknya di Partai sudah terbukti,” papar dia.

Pimpinan sidang dipimpin Musda IX PG Lampung Utara kali ini dipimpin oleh Riza Muhardi yang didampingi oleh Sekretaris pimpinan sidang, Karjuli Ali beserta tiga anggota lainnya seperti Ahmad Hadi, Hajar Putra, serta Yuliyanti‎.