Beranda News Nasional Arus Balik Tersendat di Sekitar Rest Area Tol Cipali

Arus Balik Tersendat di Sekitar Rest Area Tol Cipali

435
BERBAGI
Antrean kendaraan di sekitar rest area KM 101 jalur B Tol Cipali wilayah Subang, Senin 18 Juni 2018 siang sudah padat, menyusul terjadi peningkatan signifikan arus balik. (pikiran-rakyat.com)

TERASLAMPUNG.COM — Arus balik kendaraan pemudik yang melintas jalan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan), Senin 18 Juni 2018, mulai ramai. Laju kendaraan pemudik di jalur B dari arah Palimanan ke Cikopo tersendat di sekitar rest area. Pasalnya, tak semua kendaraan bisa masuk bisa tertampung di rest area.

Banyaknya kendaraan yang keluar-masuk sehingga menghambat arus lalu lintas di jalan tol. Selain itu, terjadi pula penumpukan kendaraan sehingga menyebabkan antrean di sekitar lokasi Rest Area, sehingga LMS dan Kepolisian telah memberlakukan contraflow guna mengurai kepadatan.

Dari pantauan di lapangan, arus lalu lintas di Tol Cipali mulai mengalir deras dari arah Palimanan ke Cikopo memasuki siang hari. Rest area pun mulai padat oleh kendaraan pemudik yang hendak istirahat.

Sebut saja di Rest Area KM 101 wilayah Subang. Kapasitasnya tak bisa menampung semua kendaraan yang masuk sehingga dilakukan pembatasan dan giliran menggunakan sistem buka tutup.

Di jalan tol jalur B menjelang rest area, perlahan mulai terjadi penumpukan kendaraan. Banyak pemudik melambatkan laju kendaraannya dengan harapan bisa masuk rest area. Akibatnya antrean itu, antrean kendaraan di jalan tol pada Senin siang mulai memanjang.

“Arus balik mulai meningkat signifikan. Di rest area sudah mulai padat, dampaknya menghambat arus lalu lintas di jalan tol, sehingga sempat terjadi antrean. Kami telah melakukan contraflow atau one way per segment dengan menutup sementara lalu lintas dari arah berlawanan. Ini dilakukan sebagai upaya mengatasi antrean panjang kendaraan di lokasi-lokasi rest area,” kata GM Operational PT Lintas Marga Sedaya, Suyitno, Senin 18 Juni 2018.

Dia mengatakan, contraflow atau one way persegmen dilakukan berdasarkan pertimbangan kondisi lalu lintas di lapangan oleh polres wilayah. Beberapa lokasi yang telah dilakukan contraflow yaitu di KM 85, KM 101, KM 130, dan KM 164 dengan jarak tergantung lokasi U turn yang ada.

Suyitno mengungkapkan, berdasarkan data kendaraan yang melintas Tol Cipali di gerbang tol Palimanan (keluar dan masuk, arah Cirebon dan Jakarta) Senin 18 Juni 2018 pukul 14.00 WIB sebanyak 35.821 unit. Jumlahnya mengalami kenaikan 36.86% dibanding hari Minggu siang (14.00) mencapai 26.173 unit.

“Rata-rata keluar 3.181 kendaraan/jam atau 12,85% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Kami memprediksikan besok (Selasa) adalah puncak arus balik yang bisa lebih tinggi 15% dibanding tahun lalu. Kami menyarankan untuk menghindari tanggal 19-20 dan 23-24 Juni 2018 untuk kembali ke daerah asal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lokasi terjadinya kepadatan, khususnya di gerbang tol dan rest area sudah diantisipasi. Misalnya, ada penambahan petugas serta pembagian peta dan buku saku wisata halal Cipali pada 20-21 Juni 2018.

Selain itu, pemudik diimbau tak berhenti atau beristirahat di bahu jalan karena bisa membahayakan diri sendiri dan pengendara lain. Lebih baik keluar tol untuk istirahat, isi BBM, dan masuk lagi ke tol.

“Kami berharap, sesuai tema yang diangkat tahun ini, semua pemudik tetap bisa santai dalam perjalanan dan menikmati aktivitas ini sebagai rekreasi tahunan. Apalagi di luar Tol Cipali banyak sekali restoran-restoran khas, sayang bila tak dicoba,” katanya.

TL/pikiran-rakyat.com

Loading...