Beranda News Nasional Arus Balik, Tiga “Contraflow” Diberlakukan di Tol Cipali

Arus Balik, Tiga “Contraflow” Diberlakukan di Tol Cipali

345
BERBAGI
Gerbang tol Palimanan (Ilustrasi/dok okezone)

TERASLAMPUNG.COM — Untuk mengatasi kemacetan arus lali lintas pada saat arus balik, pihak kepolisian memberlakukan tiga rekayasa lalu lintas lawan arus (contraflow) di Jalan Tol Cikopo-Palimanan untuk menghindari pelambatan arus di setiap tempat istirahat (TI) atau rest area.

Rekayasa pertama dari kilometer (Km) 132 sampai Km 118 untuk menghindari kepadatan menjelang TI Km 130. Kedua, dari Km 104 sampai kilometer 100 untuk memperlancar arus menjelang TI 102. Ketiga dari Km87.400 ke Km 85 untuk memperlancar arus di TI Km 86.

Contraflow pertama diberlakukan untuk dua lajur sehingga kendaraan arah Cirebon terpaksa dihentikan dan sempat mengular sampai tiga kilometer.

Sementara contraflow kedua dan ketiga hanya menggunakan satu lajur kendaraan, sehingga tiga lajur untuk arah Jakarta dan satu lajur ke arah Cirebon tetap berjalan.

Rekayasa lalu lintas ini mampu memperlancar arus balik di Tol Cipali saat kendaraan rata-rata melaju di atas 80 km per jam, padahal menjelang rest area biasanya kendaraan hanya bisa melaju 10 sampai 30 km per jam.

Arus kendaraan balik dari Tol Cipali mulai kembali merayap di Km 77 sampai Km 73 atau saat bergabung dengan ruas Tol Jakarta-Cikampek.

Dua kilometer menjelang pertemuan dengan arus Tol Purbaleunyi, kendaraan hanya bisa merayap dengan kecepatan 10 sampai 15 km per jam dan sesekali terhenti.

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, Tol Cipali masih menjadi tol yang paling rawan kecelakaan hingga saat ini. Untuk mengantisipasi kecelakaan baik di tol maupun di jalan nasional, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, seperti kepolisian dan kementerian kesehatan.

“Kementerian Kesehatan menyampaikan akan membuat posko-posko bersama dengan polisi, serta juga menyediakan motor yang dapat menjangkau (lokasi kecelakaan) kalau terjadi kemacetan. Mereka akan bawa P3K yang semoga bisa selesaikan masalah,” ujarnya.

Jumlah kecelakaan lalu lintas pada mudik tahun 2017 lalu mencapai 3.168 kasus. Jumlah korban luka ringan sebanyak 4.366 orang, sementara korban luka berat 687 orang. Sementara untuk korban meninggal dunia tercatat berjumlah 742 korban jiwa.

Loading...